Itinerary

Dalam Perjalanan ke Pantai Parangtritis, Kamu Bisa Singgah di Tempat-tempat Ini

Traveler kekinian yang ke Jogja pasti mikir berkali-kali sebelum main ke Pantai Parangtritis. Kenapa? Karena Pantai Parangtritis yang berpasir hitam itu nggak se-instagenik pantai-pantai berpasir putih di Gunungkidul. Makanya Pantai Parangtritis lebih kerap dikunjungi rombongan study tour ketimbang pejalan-pejalan independen.

Meski demikian, ternyata kamu bisa dapat banyak hal kalau mau ke Pantai Parangtritis. Soalnya, dalam perjalanan menuju ke sana, kamu bisa singgah dulu ke atraksi-atraksi wisata menarik. Apa saja?

1. Museum Rumah Budaya Tembi

Dalam perjalanan ke Pantai Parangtritis, kamu bisa singgah sebentar di Museum Rumah Budaya Tembi yang berada di Jalan Parangtritis Km. 8,4 Tembi, Timbulharjo, Sewon, Bantul.

Museum yang diresmikan tahun 2007 silam ini cocok banget buat kamu-kamu yang menggemari budaya Jawa. Koleksi-koleksi Museum Rumah Budaya Tembi banyak banget, dari mulai peralatan tradisional Jawa, seni gamelan, batik, foto-foto jadul, sepeda motor kuno, sampai naskah-naskah kuno yang jumlahnya mencapai ribuan.

2. Kedai Wedangan Watu Lumbung

Dari Tembi, kembalilah ke jalan utama menuju Pantai Parangtritis. Teruslah ke selatan sampai kamu tiba di daerah Kretek. Nah, di Kretek ini ada sebuah tempat bernama Kampung Edukasi Watu Lumbung.

Di sini ada sebuah kafe bernama Kedai Wedangan Watu Lumbung. Tempat ini cocok banget buat nongkrong sore-sore sambil menikmati suasana. Uniknya, kamu bisa dapat makanan dan minuman gratis kalau mendonasikan buku layak baca, merensi buku-buku yang ada di sana, atau mendeklamasikan puisi.

3. Pemandian Air Panas Parang Wedang

Kamu juga bisa mampir ke Pemandian Air Panas Parang Wedang. Konon, sumber air panas ini sudah sejak lama dijadikan pemandian, yakni sejak masa Sri Sultan Hamengkubuwono VI.

Uniknya, bau belerang di sumber air panas ini nggak terlalu menyengat. Tapi, kamu juga jangan terlalu lama berendam kalau nggak mau semaput. Pemandian Air Panas Parang Wedang buka setiap hari dari jam 7 pagi sampai 6 sore. Tiket masuknya murah banget, cuma Rp 4000.

4. Gumuk Pasir Parangkusumo

Kalau mau melihat gurun, kamu nggak perlu ke Timur Tengah atau Afrika sana. Di Jogja aja ada, kok. Dekat Pantai Parangtritis, ada sebuah tempat yang dinamakan Gumuk Pasir. Gumuk pasir ini adalah sebuah sand dune alias gurun pasir yang tercipta oleh sebuah proses geologi yang sudah terjadi sejak entah kapan.

Selain foto-foto, di Gumuk Pasir kamu juga bisa nyobain sandboarding. Kamu bisa sewa papan seluncur dan mencoba… meluncur dari puncak-puncak bukit pasir. Seru banget. Tapi, awas kecanduan.

5. Puncak Helipad

Bosan dengan sunset yang begitu-begitu saja? Kamu mesti cobain nongkrong sambil lihat matahari terbenam di Puncak Helipad. Dari Pantai Parangtritis, kamu terus saja berkendara menanjak sambil menemukan pertigaan di sebuah tikungan tajam. Nah, dari sana kamu tinggal belok kanan ke arah selatan.

Terus saja naik, kamu bakal tiba di Puncak Helipad. Puncak Helipad ini sebenarnya adalah lokasi buat terjun para atlet paralayang. Tapi, tiap hari pasti ada saja yang datang ke sini buat melihat matahari terbenam. Tapi, kalau ke sini kamu mesti hati-hati karena jalanan licin. Pastikan ban kendaraan kamu dalam keadaan bagus dan rem kamu berfungsi.

Banyak banget ‘kan yang bisa kamu lihat dalam perjalanan ke Pantai Parangtritis?


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
ItineraryNusantarasa

Berburu Kuliner Bersejarah Khas Salatiga (1)

ItineraryNusantarasaPilihan Editor

Nasi Jangkrik, Kuliner Warisan Sunan Kudus

ItineraryPerjalanan Lestari

Ngeteh Sore di Artani, Toko Curah Ramah Lingkungan Pertama di Makassar

Itinerary

Gunung Bantur dalam Bingkai Kintamani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.