Turisme, Cahaya, dan Pencarian yang (Tak) Sederhana
Interval

Turisme, Cahaya, dan Pencarian yang (Tak) Sederhana

Tulisan ini adalah sekelumit ide yang tersempal, dan kemudian terefleksi, dari dua riset yang sedang saya lakukan secara paralel. Riset pertama tentang agen perjalanan di Yogyakarta; yang kedua tentang senja dalam perspektif more-than-human anthropology. Pada suatu proses transkripsi, saya mendapati soal Borobudur sunrise…
Suka Duka di Balik Panen Raya
IntervalPilihan Editor

Suka Duka di Balik Panen Raya

“Panen (raya) harus meriah, karena abis itu kita miskin lagi,” ujar seorang petani jagung di Blitar. Panen raya sangat identik dengan ritual suka cita, terikat dengan sejarah dan budaya. Di Sulawesi Selatan, masyarakat Bugis menyambut mappadendang dengan ritual penumbukan gabah sebagai simbol agar beras “suci” dan…
NuArt Talks dan Renungan Menjelang Hari Anak Nasional
IntervalPilihan Editor

NuArt Talks dan Renungan Menjelang Hari Anak Nasional

Minggu lalu, 12 Juli, saya mengikuti diskusi yang diselenggarakan oleh NuArt Sculpture Park, “NuArt Talks: Cerita Sudut Kota,” tentang bagaimana budaya dapat memengaruhi seseorang dan membuat orang itu ingin terus melestarikannya. Narasumbernya Wan Harun Ismail dan Samuel Miguel. Wan Harun Ismail adalah seorang penari dan…
“My Boyhood and Youth”: Masa Kecil dan Remaja John Muir
Interval

“My Boyhood and Youth”: Masa Kecil dan Remaja John Muir

Cerita soal masa kecil dan muda John Muir, naturalis Amerika Serikat yang namanya diabadikan sebagai gunung dan jalur lintas alam, ia bagikan lewat My Boyhood and Youth. Ia lahir tahun 1838 di Dunbar, Skotlandia, sebagai anak ketiga dari Daniel Muir dan Anne Gilrye. Pasangan itu punya delapan anak dan John Muir adalah anak…
Junko Tabei, Perempuan Pertama yang Mencapai Tujuh Puncak Dunia
Interval

Junko Tabei, Perempuan Pertama yang Mencapai Tujuh Puncak Dunia

Pagi hari, 16 Mei 1975. Kala itu Junko Tabei sudah beranjak dari South Col. Puncak Everest sudah semakin dekat. Kurang dari dua minggu sebelumnya, longsoran salju (avalanche) memorak-porandakan kamp Tabei di ketinggian 6.400 mdpl. Kengerian tentu masih tersisa. Dari lima belas pendaki Jepang yang berangkat dalam ekspedisi khusus…
Sekarang Kita Bicara tentang Perjalanan Esok Hari
Interval

Sekarang Kita Bicara tentang Perjalanan Esok Hari

Beberapa bulan belakangan, pandemi memukul telak industri pariwisata. Ketika pergerakan dibatasi, destinasi wisata mendadak sepi. Para pejalan, subjek sekaligus objek terpenting dalam industri ini, dipaksa diam di rumah. Mereka membatalkan tiket-tiket yang terbeli, membongkar koper dan menyimpannya di gudang entah sampai kapan.