Jalan-jalan dan Perbedaan
Interval

Jalan-jalan dan Perbedaan

Musim panas 2017. Saya telah lama ingin melancong ke Bulgaria. Maka, ketika suhu menghangat dan liburan menjelang, saya bersiap mengepak ransel untuk meluncur ke Sofia. Tapi, ada sedikit keraguan. Saat itu, popularitas ideologi sayap kanan di Eropa sedang naik-naiknya. Rasisme adalah tajuk biasa di media massa. Isu pengungsi…
Melabrak Machoisme Perjalanan
Interval

Melabrak Machoisme Perjalanan

“Perjalanan dan tulisan perjalanan … telah lama ditandai oleh istilah-istilah yang partiarkis dan imperialis, yang telah tertanam di dalam gagasan yang maskulin/jantan tentang petualangan, penaklukan, kesenangan, dan eksotika. Sedangkan, feminin diartikan sebagai antitesis dari kebebasan dan pengalaman yang…
Tentang Potensi Bencana Pegunungan di Indonesia dan Mitigasinya
Interval

Tentang Potensi Bencana Pegunungan di Indonesia dan Mitigasinya

Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), ada 3.466 kejadian bencana alam di Indonesia, dengan korban lebih dari 10 juta jiwa, dari tahun 2018 hingga 2019 ini. Lebih dari setengahnya berkaitan dengan pegunungan, seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi vulkanik, hingga letusan gunung berapi. Baru-baru ini…
Jago, Senjakala Seorang Bajo
Interval

Jago, Senjakala Seorang Bajo

Baru-baru ini film dokumenter Free Solo tentang pemanjat tebing free-solo Alex Honnold menang penghargaan Best Documentary dalam Academy Awards ke-91. Saya sendiri baru menonton trailer-nya—itu pun sudah beberapa tahun lalu. Tapi saya bisa menebak kenapa film itu begitu menarik di mata para juri. Siapa yang…
Slow Travel: Untuk Apa Buru-buru?
Interval

Slow Travel: Untuk Apa Buru-buru?

Seorang teman pernah bercerita. Begini: Pada suatu akhir pekan, ia pergi ke Lisbon bersama kawannya. Mereka cuma punya dua hari, jadi keduanya mengejar banyak atraksi yang ingin dilihat. Waktu singkat, mereka harus mendatangi banyak tempat. Di ujung hari, si teman mengaku, mereka kelelahan karena terlalu banyak berjalan, akibat…
Kenapa Orang Menjelajah sampai ke Ujung Dunia?
Interval

Kenapa Orang Menjelajah sampai ke Ujung Dunia?

Pernah bertanya-tanya apa yang menggerakkan para penjelajah (frontier travelers) untuk pergi ke tempat-tempat yang bagi kita tak masuk akal untuk ditelusuri—padang gurun, pegunungan salju yang jarang ditapaki manusia, samudra lepas tanpa batas, kutub utara dan kutub selatan, atau luar angkasa? Laing dan Crouch, dalam…
Yang (Ter)Asing di Jakarta Raya
Interval

Yang (Ter)Asing di Jakarta Raya

Saya seorang turis di gerbong Commuter Line, menengok ke sana kemari seperti baru kemarin tiba di Jakarta Raya. Rasanya seperti berdiri di tengah-tengah “kita” dan “mereka.” Seperti ada yang cerai antara saya dan ibu kota, tapi tak seutuhnya putus. Seperti turis versi Zygmunt Bauman dalam bab “From Pilgrim to…
Mencari Indonesia: Petualangan, Ombak, Dukun
Interval

Mencari Indonesia: Petualangan, Ombak, Dukun

Kita sebenarnya tak pernah mencari buku. Buku-buku yang menemukan pembacanya. Dengan itu, saya bertemu tiga buku. “Unlikely Destinations” (Tony dan Maureen Wheeler) mendapati saya di Periplus Lotte Shopping Avenue kala saya bosan menunggu kawan yang tak kunjung datang. “Barbarian Days” (William Finnegan) mendatangi saya…
Apa Rasanya Menjadi “Lokal"?
Interval

Apa Rasanya Menjadi “Lokal"?

Oktober 2018. Saya baru beberapa hari kembali ke rumah di Depok, setelah dua tahun merantau ke luar negara untuk sekolah. Suatu siang, saya sedang duduk-duduk di teras ketika mengamati ojek online berseliweran beberapa kali di depan rumah. Realitas ini tak kerap terjadi bertahun-tahun lalu. Perumahan tempat saya tinggal relatif…