Tak Sengaja Mencicipi Sate Ambal di Kebumen
Pilihan EditorTravelog

Tak Sengaja Mencicipi Sate Ambal di Kebumen

Beberapa waktu lalu, Rabu, 12 Juni 2019, saya pelesiran ke Kebumen. Bukan pantai maupun bukit yang menjadi tujuan saya, melainkan pacuan kuda yang diadakan setahun sekali menyambut lebaran. Hanya saja, ternyata bukan cuma pacuan kuda yang menarik untuk diceritakan dari perjalanan saya ke Kebumen, namun juga makanan khasnya…
Mencicipi Dawet Jabung Ponorogo
NusantarasaTravelog

Mencicipi Dawet Jabung Ponorogo

Ketika melintas di salah satu sudut Kota Reog, saya langsung ingat sate ayam Ponorogo yang tersohor itu. Lucunya, kala itu tak satu warung sate Ponorogo pun yang saya jumpai. Justru saya lebih banyak melihat warung dawet Jabung.Kata Pakde Gendut yang pagi itu menjadi teman perjalanan saya, dawet Jabung adalah salah satu…
Makan-makan di Geblek Pari Nanggulan
NusantarasaTravelog

Makan-makan di Geblek Pari Nanggulan

Ada perbedaan yang jelas antara jalan-jalan sendirian dan melancong bareng keluarga. Jalan sendirian, kamu bisa impulsif. Saat bersama keluarga, setiap keputusan mesti diambil dengan (lebih) penuh perhitungan, termasuk memilih tempat makan.Mudik kemarin, keputusan penuh perhitungan itu mengantarkan saya dan keluarga ke…
Menyantap Pad Thai dan Tom Yam di Phuket Resto
Travelog

Menyantap Pad Thai dan Tom Yam di Phuket Resto

Perlu strategi untuk ke Phuket Resto Dr Wahidin Sudirohusodo dekat Jalan Layang Lempuyangan, Yogyakarta. Supaya tidak terjebak lalu lintas, saya dan Nyonya ke sana lewat Kridosono, terus ke barat menuju UKDW, berhenti sebentar di lampu merah, lalu melaju beberapa puluh meter ke selatan. Phuket berada di sebelah kiri…
5 Jurus Jitu Kulineran pas Lebaran
ItineraryNusantarasa

5 Jurus Jitu Kulineran pas Lebaran

Setiap bulan puasa dan lebaran selalu saja ada cerita soal pelanggan yang merasa dikasih harga kemahalan pas makan di warung atau restoran. Kasus terbaru adalah sebuah warung di Slawi yang ngasih harga Rp700.000 buat seporsi nasi dan tiga macam lauk. Ngeri, ‘kan?Tapi, jangan biarin kasus-kasus kayak gini bikin minat…
Buka Puasa Menyantap Nasi Ulam Misjaya
NusantarasaTravelog

Buka Puasa Menyantap Nasi Ulam Misjaya

Gong mulai dipukul dan berdengung kencang. Lilin-lilin mulai menyala. Lampion-lampion yang menggantung juga mulai memancar. Cahayanya membuat pilar-pilar dan sudut-sudut wihara yang terletak di barat Jakarta itu kelihatan makin elegan. Malam itu terasa begitu indah, sebab saya buka puasa makan sepiring nasi ulam khas Jakarta…
Nongkrong Sebentar di Kopi Merapi
Travelog

Nongkrong Sebentar di Kopi Merapi

“Tujuh menit lagi, Mas,” ujar juru parkir Kopi Merapi sembari menyodorkan secarik karcis biru muda kepada saya.Juru parkir itu tentu bukanlah time keeper seminar atau kultum (kuliah tujuh menit). “Tujuh menit lagi” yang ia maksud adalah batas last order di Warung Kopi Merapi.Suasana Kopi Merapi/Fuji AdrizaDi…