Magang Hari Kedua
Travelog

Magang Hari Kedua

Matahari menyambutku dalam teriknya, ditemani awan-awan yang perkasa dengan jubah putihnya. Kulirik jam di pergelangan, ternyata tepat tengah hari. Aku harus bergegas. Sedikit berlari aku ke halte agar tak ketinggalan bus. Ini hari kedua sejak aku memulai aktivitas baru: magang. Jika kau bertanya di mana aku magang…