Mencari Mie Lethek
NusantarasaTravelog

Mencari Mie Lethek

Saya mencari bayangan untuk berlindung dari teriknya matahari. Sebentar-sebentar, saya menengok ke arah jalan untuk memastikan bahwa saya tak melewatkan bis. Maklum, saya belum tahu wujudnya seperti apa. Modal informasi saya untuk mencari Pabrik Mie Lethek Cap Garuda yang diceritakan di Street Food edisi Asia hanya arahan…
Makan di "Fancy Warteg"
NusantarasaTravelog

Makan di "Fancy Warteg"

Sebagai kaum urban Jakarta, di akhir bulan, saat dompet menipis, saldo ATM meniris, sementara gaji masih belum dibingkis, apa yang akan kamu lakukan untuk menenangkan perut yang keroncongan? Kalau bisa masak, mungkin kamu bakal ke warung, swalayan, atau pasar untuk beli persediaan bahan makanan. Tapi, kalau kemampuan…
Mencicipi Dawet Jabung Ponorogo
NusantarasaTravelog

Mencicipi Dawet Jabung Ponorogo

Ketika melintas di salah satu sudut Kota Reog, saya langsung ingat sate ayam Ponorogo yang tersohor itu. Lucunya, kala itu tak satu warung sate Ponorogo pun yang saya jumpai. Justru saya lebih banyak melihat warung dawet Jabung. Kata Pakde Gendut yang pagi itu menjadi teman perjalanan saya, dawet Jabung adalah salah satu…
Makan-makan di Geblek Pari Nanggulan
NusantarasaTravelog

Makan-makan di Geblek Pari Nanggulan

Ada perbedaan yang jelas antara jalan-jalan sendirian dan melancong bareng keluarga. Jalan sendirian, kamu bisa impulsif. Saat bersama keluarga, setiap keputusan mesti diambil dengan (lebih) penuh perhitungan, termasuk memilih tempat makan. Mudik kemarin, keputusan penuh perhitungan itu mengantarkan saya dan keluarga ke…
5 Jurus Jitu Kulineran pas Lebaran
ItineraryNusantarasa

5 Jurus Jitu Kulineran pas Lebaran

Setiap bulan puasa dan lebaran selalu saja ada cerita soal pelanggan yang merasa dikasih harga kemahalan pas makan di warung atau restoran. Kasus terbaru adalah sebuah warung di Slawi yang ngasih harga Rp700.000 buat seporsi nasi dan tiga macam lauk. Ngeri, ‘kan? Tapi, jangan biarin kasus-kasus kayak gini bikin minat…
Buka Puasa Menyantap Nasi Ulam Misjaya
NusantarasaTravelog

Buka Puasa Menyantap Nasi Ulam Misjaya

Gong mulai dipukul dan berdengung kencang. Lilin-lilin mulai menyala. Lampion-lampion yang menggantung juga mulai memancar. Cahayanya membuat pilar-pilar dan sudut-sudut wihara yang terletak di barat Jakarta itu kelihatan makin elegan. Malam itu terasa begitu indah, sebab saya buka puasa makan sepiring nasi ulam khas Jakarta…