Mengenang Warung Bakmi tanpa Plang Nama
Travelog

Mengenang Warung Bakmi tanpa Plang Nama

Seingat saya, waktu itu awal tahun 2016. Sore itu mendung tebal menggantung di langit Yogyakarta. Saya yang baru rampung kuliah langsung melompat ke motor Ajo yang sudah siaga menjemput di depan kampus.“Aku belum makan, nih. Cari makan, yuk?” ujar saya sambil memasang helm.“Eh, mau coba tempat makan baru, nggak?