Semasa CoronaTravelog

Segera Pulang ke Kapoposang

Selama tinggal di Pulau Kapoposang yang serba terbatas, sudah menjadi agenda rutin bagi saya untuk ke Pangkep. Intervalnya bisa dua minggu sekali atau sebulan sekali, tergantung ada atau tidaknya kapal yang bisa ditumpangi. Beberapa waktu lalu, saya ke Pangkep untuk menebus sayur-sayuran dan buah-buahan dalam daftar belanjaan, sekalian mampir nongkrong di Logos Coffee demi menikmati akses…
Read more
Travelog

Suatu Malam di M Bloc Space

Jalanan Sudirman tampak lengang di Sabtu sore ini. Bekas-bekas pembangunan trotoar belum jadi tampak keluar dari kanan-kiri jalan. Jakarta tak henti-henti membangun, membuat saya yang jarang bertandang selalu dibuat terkagum-kagum dengan staminanya yang masih tetap prima di…
Travelog

Perjalanan ke Kapoposang

Entah sudah berapa kali saya terbangun oleh goyangan perahu, seperti kena polisi tidur perumahan yang membujur setiap beberapa meter. Dalam perjalanan dari Pangkep menuju Pulau Kapoposang, Sulawesi Selatan, musim angin begini, tidur memang rasa-rasanya mustahil. Juga…
Pilihan EditorTravelog

Mencari Durian ke Teluk Dalam, Nias Selatan

Saat pertama menginjakkan kaki di Nias, hal pertama yang saya bayangkan adalah durian. Nias memang sudah jadi legenda di antara kawan-kawan saya sebagai tempat enak untuk makan durian. Di musim panen, harga buah aromatik itu bisa sangat murah. Mereka bilang harganya akan…
Travelog

Perjalanan ke Alasa, Nias Utara

Gunungsitoli padahal sudah pukul 6 pagi, tapi masih gelap. Sandi, kawan baru saya, sudah menunggu di depan tempat saya menginap. Pagi ini dia akan membawa saya pergi ke Alasa, Nias Utara. Sekitar dua jam perjalanan kata dia. Perjalanan dari Ibu Kota Nias, Gunungsitoli…
Pilihan EditorTravelog

Ngobrol bareng "Diver" Pertama Solor

Solor adalah pulau kecil yang terdiri dari tiga kecamatan, yakni Kecamatan Solor Barat, Solor Selatan, dan Solor Timur. Kampung Edy berada di Desa Labelen (Gorang), Solor Timur, bersebelahan dengan Kampung Lamakera. Karena kampung itu terletak di pesisir, wajar saja kalau…
Pilihan EditorTravelog

Menyebar Pukat di Mekko

Ayam sebagai penanda pagi sudah membunyikan alarmnya. Pagi ini cukup sepi. Saya bahkan bisa mendengar denting piring dari rumah sebelah—sepertinya mereka sedang menyiapkan sarapan. Ini hari ketiga saya di Mekko, sebuah dusun kecil di Desa Pledo, Flores Timur. Beberapa hari…