Itinerary

Mengunjungi Air Terjun Curug Sawer di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Suka naik gunung, camping, atau menikmati guyuran air terjun? Kayanya tempat ini cocok bagi kamu deh! Curug Sawer merupakan air terjun yang terletak di Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Curug ini merupakan salah satu wisata yang cukup terkenal karena suasananya yang asri dan sejuk, maka banyak stasiun televisi yang meliputnya. Selain itu, terdapat fasilitas untuk camping  baik secara individu ataupun kelompo.

Kawasan Curug Sawer juga merupakan salah satu area pendakian yang ditetapkan semenjak tahun 1980 dengan luas 21.975 hektar meliputi daerah Bogor, Cianjur dan Sukabumi. Bila kamu berminat ke kawasan ini berikut hal-hal yang perlu kamu hadapi sebelum ke lokasi.

HTM Air Terjun Curug Sawer dan Situ Gunung Suspension Bridge

Kalau kamu ke sini, bisa borong wisata lho. Satu tiket masuk bisa digunakan untuk mengunjungi beberapa tempat sekaligus, termasuk ke wisata Curug Sawer. Berbicara tentang Curug Sawer, menurut masyarakat setempat, curug ini dulunya dianggap angker karena pernah dipakai sebagai tempat ritual. Ada pula yang bilang bahwa banyak hantu kawasan ini. Maka dari itu, warga setempat tidak berani ke curug tersebut.

Bukan tanpa sebab, ternyata masyarakat setempat berpikir demikian karena mereka meyakini legenda dibalik adanya curug ini. Dikisahkan, Curug Sawer bermula dari seorang yang dipercaya memiliki kesaktian tinggal di kaki gunung Ciremai, Kuningan Jawa Barat. Orang sakti ini seringkali melakukan ritual saweran di sekitar Sungai Cipada untuk mencari berkah. Bukan hanya itu, orang sakti ini juga melakukan pertapaan di daerah sekitaran air terjun hingga wafat.

Dari upacara yang sering dilakukannya inilah, nama Curug Sawer tercetus. Namun, ketika kamu bertanya kepada pengelola curug ini ternyata Curug Sawer diambil dari curahan air terjun yang mengalir sangat deras, sehingga cipratan dari air tersebut tersebar kemana mana atau dalam Bahasa Sunda (sawer).

Situgunung glamping/Riri Safitri

Bisa hiking dadakan, seperti tahu bulat!

Bagi kamu yang tidak suka olahraga atau nggak sempat melakukan aktivitas ini, perjalanan ke Curug Sawer akan sangat cocok. Untuk menuju ke sana, kamu harus berjalan kaki terlebih dulu. Melewati jalan setapak, agak terjal, dan naik turun. Jadi, meski kamu ke sini hanya untuk berfoto saja, pastikan untuk tidak salah kostum ya. Kenakan alas kaki yang ringan dan aman untuk dibawa jalan di atas medan yang cukup menantang.

Meski berjalan kaki cukup jauh, tapi tenang aja, suasana sepanjang perjalanan sangat menyenangkan. Penuh dengan tumbuhan hijau yang sangat menyegarkan.

Bertemu aneka ragam flora dan fauna

Selain menikmati pemandangan alam, kalau beruntung kita akan menemukan satwa yang hidup di kawasan ini. Menurut petugas, kurang lebih ada 250 spesies burung dan 100 jenis mamalia. Sebagian satwa ini bahkan bisa dibilang sudah langka, seperti owa Jawa, macan tutul, lutung surili, dan elang Jawa.

Curug Sawer/Riri Safitri

Dari camping, menyewa penginapan, hingga fasilitas pendukung lain

Kamu suka camping? Kalau iya, kawasan ini memfasilitasinya dengan cukup baik. Walaupun kamu tidak bawa tenda sendiri, kamu bisa menyewanya pada petugas. Atau bagi kamu ingin menyewa penginapan juga ada.

Di sini juga tersedia banyak warung. Mie rebus, aneka minuman, dan makanan lainnya dapat dengan mudah ditemukan. Kalau nggak bawa bekal, nggak perlu khawatir. Fasilitas pendukung lain juga termasuk lengkap. Ada musala, toilet umum, tong sampah, dan pusat informasi.

Tiba di lokasi hanya dalam 30 menit

Hal yang sudah kamu tunggu-tunggu telah tiba! Saatnya bermain air. Air terjun yang mempunyai tinggi kurang lebih 35 meter ini membentuk kubangan kolam dimana kedalamannya mencapai kurang lebih 10 meter. Namun, untuk alasan keamanan, pengunjung tidak diperbolehkan untuk berenang atau mandi dibawah air terjun ini. Walaupun begitu kamu masih bisa kok, bermain air di tepiannya yang membentuk sebuah sungai kecil. Segar sekali pokoknya!


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.
Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Riri Safitri, seorang Ibu Rumah Tangga yang suka travelling dan nonton film.

Riri Safitri, seorang Ibu Rumah Tangga yang suka travelling dan nonton film.
    Artikel Terkait
    Itinerary

    Temui Irene Komala, si “Pink” yang Suka Jalan-Jalan

    Itinerary

    Cerita di Balik Desa Wisata Sumberbulu, Karanganyar

    Itinerary

    Nuansa Khas Pedesaan Surabaya di Kayoene

    Itinerary

    Barn Event Hire, Kafe dengan Konsep Taman Terbuka di Surabaya

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Worth reading...
    Kamu Harus Tahu Ini sebelum ke TN Bromo Tengger Semeru