Salam Kompak
Semasa CoronaTravelog

Salam Kompak

Saya tidak tahu idenya siapa, tapi kejenuhan menghadapi kerja dari rumah semasa corona membuat teman-teman saya di Rombak menginisiasi kumpul-kumpul di Google Hangout pada Jumat malam untuk berbagi pengalaman mistis. Sebenarnya itu bukan tema favorit saya. Nonton film horor saja saya bisa teriak histeris setengah mampus.
Sumba dan Luka yang Indah
Pilihan EditorTravelog

Sumba dan Luka yang Indah

Dua tahun lalu, kami sama-sama mencatat pertemuan pertama dengan Sumba. Kami sepakat telah dibuat terpana oleh lekuk-lekuk perbukitan, bentangan padang rumput yang menguning, dan jernihnya air terjun atau sungai yang mengisi satu pulau ini. Namun, selain kesan itu, isi catatan kami berbeda. Agustus 2018. Saya melakukan…
Surat untuk Saudara-saudara Sepondokan
Travelog

Surat untuk Saudara-saudara Sepondokan

Hai, abang dan masku sekalian! Bagaimana kabar? Semoga dalam keadaan sehat dan bahagia selalu. Dipertemukan dengan kalian di Wisma P adalah sebuah takdir yang semesta kehendaki, menjadi bagian dari penempaan diri ini. Menjadi sosok paling muda di antara penghuni lain membuatku banyak belajar dari kalian. Menerima berbagai…
Mengenang Pangalengan
Travelog

Mengenang Pangalengan

Dengan hamparan kebun teh, kentang, dan kopi Malabar, Pangalengan tidak sepopuler Ciwidey. Padahal jaraknya cukup berdekatan. Di salah satu desa di Pangalenganlah saya menghabiskan waktu setahun lebih tinggal di sebuah rumah kontrakan tiga kamar. Sang pemilik kontrakan berbaik hati menyewakan rumah beserta isinya dengan…
Catatan dari Sungai Subayang
Travelog

Catatan dari Sungai Subayang

Mobil Avanza hitam berpelat BM itu melenggang penuh percaya diri di sebuah jalan lintas di Pekanbaru. Lalu kami mulai masuk ke jalan yang tak terlalu mulus dan mendaki-menurun. Semula saya hendak mengingat setiap belokan dan persimpangan yang kami lalui, namun saya batalkan niat itu. Tidur lebih menarik. Dari Ibu Kota Riau…
"Discover Scuba Diving" di Yoro
Travelog

"Discover Scuba Diving" di Yoro

Saya masih ingat pagi itu tanah Pulau Binongko lembap sehabis mendapatkan guyuran hujan semalam. Genangan air di jalanan cor semen berlubang jadi tanda bahwa semenjak dibuat tak ada pemeliharaan. Motor yang saya kendarai menjadi sedikit berlumpur. Jalan-jalan di Pulau Binongko selalu bersambungan walau ibarat labirin. Kalau…
Kenangan Perjalanan Pulang dari Lombok
Travelog

Kenangan Perjalanan Pulang dari Lombok

Beberapa waktu lalu saya membaca sebuah berita di portal daring soal peraturan (sementara) untuk memasuki Pulau Bali. Pendatang yang masuk lewat udara mesti menunjukkan hasil tes PCR, sementara mereka yang datang lewat laut diminta memperlihatkan hasil tes cepat (rapid test). “Wah, ribet juga,” pikir saya. Lalu pikiran…
Berbekal Kamera SLR Analog, Menelusuri Jateng-Jatim
Travelog

Berbekal Kamera SLR Analog, Menelusuri Jateng-Jatim

Entah kenapa tiba-tiba saya teringat perjalanan sekitar delapan tahun yang lalu. Kalau tidak salah akhir Oktober sampai awal November. Meskipun tak lama, hanya sekitar tiga-empat hari, bagi saya perjalanan itu lumayan berkesan. Ada dua hal yang bikin berkesan: pertama, petualangan itu saya lakukan sehari setelah mengumpulkan…
Pelajaran dari Baduy
Travelog

Pelajaran dari Baduy

Bersentuhan dengan suku-suku yang mengasingkan diri dari kehidupan modern pertama kali saya lakukan saat mengunjungi Baduy. Urang Baduy atau urang Kanekes menghuni kawasan Pegunungan Kendeng, sekitar 40 km dari kota Rangkasbitung. Suasana dingin pegunungan ditambah kicauan burung menjadi ucapan selamat datang bagi saya begitu…
Kasih Ama Sepanjang Jalan*
Pilihan EditorTravelog

Kasih Ama Sepanjang Jalan*

Hanya ama yang paling mengerti saya. Selama perantauan saya di ibu kota, ama paling sering menghubungi. Dan saya selalu cerita tentang hal-hal yang saya alami, dari bekerja di katering milik adik bapak, sopir travel, membawa angkot, sopir truk, hingga membuat heboh keluarga besar di kampung tatkala saya bekerja selama enam…