Itinerary

Plus Minus Traveling Membawa “Smartphone”

Ponsel pintar alias smartphone sudah jadi bagian dari hidup kita. Sehari-hari, ponsel pintar kita tenteng dan bawa ke mana-mana, termasuk saat traveling. Tapi, traveling membawa smartphone juga ada plus dan minusnya, Sob:

1. Bisa membantu kamu mencari hal-hal yang perlu dicari

Aplikasi peta dan mesin pencari di smartphone memang berguna banget saat traveling. Saat mencari sebuah atraksi wisata, kamu nggak perlu lagi bertanya pada warga lokal. Yang perlu kamu lakukan cukup membuka ponsel dan mengklik aplikasi peta.

Sekarang kamu bahkan juga bisa mencari penginapan lewat aplikasi peta, juga rute bis, kereta, bahkan pesawat. Dalam perjalanan, ponsel pintar ini seperti buku panduan perjalanan yang dulu populer banget di kalangan pejalan.

2. Mengurangi unsur ketidakterdugaan

Namun di sisi lain unsur ketidakterdugaan perjalanan jadi berkurang. Semua bisa diprediksi, semua bisa dibayangkan. Dan semuanya bisa di-booking.

Traveling sambil membawa ponsel nggak akan memberi kamu pengalaman-pengalaman seru seperti nyasar atau menggelandang karena nggak bisa menemukan penginapan murah yang dimaksud.

3. Kalau ada masalah kamu bisa segera menghubungi pihak berwajib

Traveling membawa smartphone juga lebih aman. Kamu bisa menyimpan nomor telepon pihak-pihak yang berwajib dan menghubungi mereka kalau kamu mengalami masalah atau melihat hal-hal yang menurut kamu janggal.

Nggak bawa smartphone, bakalan susah bagi kamu untuk menghubungi pihak-pihak terkait. Apalagi sekarang telepon umum sudah jarang banget.

4. Kamu merasa tidak ke mana-mana karena setiap saat bisa dihubungi

Nggak enaknya, kamu bakalan gampang banget dihubungi. Kalau terlalu sering ditelepon, kamu nggak bakal ngerasa seperti sedang traveling. Kamu nggak bakal bisa konsentrasi untuk menyaksikan apa yang ada di depanmu. Pikiranmu bakalan terbagi.

Makanya, kadang kamu mesti meninggalkan ponsel di kamar hostel supaya bisa menikmati apa yang ada di depan matamu secara leluasa.

5. Bisa membantu menghabiskan waktu

Smartphone juga bakalan sangat membantu saat kamu, misalnya, sedang di atas bis dalam perjalanan yang berlangsung selama 24 jam. Supaya nggak bosan, kamu tinggal putar lagu atau video favorit kamu.

Distraksi-distraksi yang ada di smartphone itu bakalan membuat perjalanan terasa lebih singkat. Tahu-tahu, kamu sudah ada di destinasi tujuan.

6. Mungkin kamu jadi nggak tertarik buat ngobrol dengan orang lain

Namun di sisi lain traveling membawa smartphone bisa membuat kamu jadi nggak begitu tertarik untuk mengobrol dengan orang lain yang kamu temui di jalan. Soalnya kamu sudah sibuk chatting dengan teman-temanmu atau komunitasmu.

Padahal, bisa jadi kamu bakalan mendapat cerita seru kalau bersedia meluangkan waktu buat ngobrol dengan orang-orang yang kamu temui di perjalanan.

Nah, kamu sendiri pernah traveling tanpa ponsel pintar nggak, Sob?


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
ItineraryPerjalanan Lestari

Q&A: Extinction Rebellion Indonesia tentang Ancaman Krisis Iklim

ItineraryNusantarasa

Menyantap Tiram Bakar Khas Barru

Itinerary

Masjid Menara Kudus, Kemegahan Arsitektur Kuno Warisan Sunan Kudus

Itinerary

Museum Layang-Layang Indonesia: Merawat Keelokan Budaya dengan Permainan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.