Travelog

Stone Garden Citatah: Taman Batu di Bekas Dasar Laut Purba

Main ke taman bunga, itu sih biasa. Tapi, main-main ke taman batu, itu mungkin baru luar biasa. Jika kamu penasaran untuk membuktikannya, datang saja langsung ke Stone Garden Citatah, Padalarang, Jawa Barat. 

Selain memiliki topografi yang sangat khas, kawasan Cekungan Bandung juga mempunyai banyak destinasi wisata yang menarik. Salah satunya yaitu Taman Batu Citatah, yang lebih dikenal sebagai Stone Garden. Maka, jika kamu kebetulan sedang berada di sekitaran Bandung, tak ada salahnya meluangkan waktu untuk melancong sejenak ke Taman Batu Citatah. Dengan mengunjunginya, kamu bakal mendapat nuansa dan kesan yang sedikit berbeda.

Lokasi Taman Batu Citatah berada di kawasan perbukitan karst Citatah, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat. Karst merupakan suatu daratan yang tersusun dari batu gamping. Saat air hujan merembes ke dalam batu-batu gamping, batu-batu itu perlahan terkikis dan kemudian membentuk sebuah bentang alam khas kawasan karst berupa gua-gua, aliran sungai bawah tanah maupun tebing-tebing berbatu yang curam. Indonesia sendiri termasuk salah satu negara yang memiliki kawasan karst cukup luas. Dari ujung barat hingga ujung timur, luas total kawasan karst di negeri ini sekitar 154 kilometer persegi. 

Taman Batu di bekas laut purba/Djoko Subinarto

Cenderung Menurun

Dari Kota Bandung, Taman Batu Citatah berjarak sekitar 25 kilometer ke sebelah barat. Adapun dari Kota Cianjur, jaraknya sekitar 31 kilometer ke arah timur. Lokasi Taman Batu Citatah cukup mudah diakses karena berada persis di jalur Jalan Raya Padalarang-Rajamandala. Jika dari arah Kota Bandung, kamu bakal melewati jalan yang cenderung menurun, setidaknya hingga belokan menuju jalan masuk ke kawasan Taman Batu Citatah. Sedangkan bila dari arah Cianjur, maka jalur menanjaklah yang terus kita hadapi hingga ke puncak Taman Batu Citatah.

Situ Ciburuy/Djoko Subinarto

Untuk yang menggunakan kendaraan umum, dari Kota Bandung, kamu dapat menggunakan bus DAMRI trayek Alun-alun Bandung-Ciburuy. Bagi banyak orang di Jawa Barat, Ciburuy bukan nama yang asing. Ini salah satu tempat legend dan beken di Padalarang, berupa situ atau danau buatan. Titik pemberhentian terakhir bus DAMRI Alun-alun Bandung-Ciburuy adalah sisi barat Situ Ciburuy. 

Untuk segera mencapai Taman Batu Citatah, dari Ciburuy, kamu perlu naik angkot jurusan Padalarang-Rajamandala. Angkotnya berwarna kuning. Bilang saja kepada supir agar diturunkan di pertigaan Stone Garden. Untuk mereka yang dari arah Cianjur, kamu bisa menggunakan bus jurusan Bandung atau menggunakan angkot. Cuma, kalau memilih menggunakan angkot, kamu akan perlu beberapa kali ganti angkot lantaran tidak ada trayek angkot Cianjur-Padalarang. Kecuali kamu mencarter angkot khusus dari Cianjur, yang pasti tarifnya akan jauh lebih mahal.

Jarak dari Jalan Raya Padalarang-Rajamandala menuju ke Taman Batu Citatah tidaklah terlalu jauh,  kurang dari satu kilometer. Kalau kamu malas jalan kaki, tak usah khawatir, sejumlah pengemudi ojek pangkalan siap mengantar sampai ke depan pintu masuk. Kondisi jalannya sendiri tidak terlalu mulus, berbatu-batu dan bertanah lempung. Apabila hujan, jalan sedikit berlumpur dan rada licin. Akses jalan ke Taman Batu Citatah merupakan akses ke sejumlah pusat pertambangan batu gamping di sekitarnya.

Berlatih panjat tebing di Citatah/Djoko Subinarto

Laut Purba 

Menilik sejarah terbentuknya, Taman Batu Citatah merupakan bagian dasar laut purba yang airnya surut akibat pergeseran tanah dan letusan hebat gunung api purba di masa silam. Salah satu yang dapat membuktikan bahwa Taman Batu Citatah adalah dasar laut purba yaitu keberadaan batuan-batuan di sana yang umumnya runcing dan berongga-rongga, layaknya terumbu karang.

Sebelum tahun 2014, kawasan Taman Batu Citatah hanya diperuntukkan khusus bagi aktivitas penelitian. Artinya, kawasan ini sama sekali tidak terbuka untuk publik. Sekarang, Taman Batu Citatah sudah terbuka bagi umum. Siapa pun—termasuk para calon pengantin yang mau melakukan sesi foto prewedding—dapat datang ke Taman Batu Citatah saban hari, mulai dari pukul 06.00 hingga pukul 18.00.

Jika mengharapkan suasana sunyi, datanglah pada pagi hari, kala suasana masih sejuk dan relatif sunyi. Dengan demikian, kamu bisa lebih nyaman serta memiliki peluang lebih banyak untuk menelusuri setiap sudutnya.Selain Taman Batu, di kawasan perbukitan karst Citatah terdapat pula Guha Pawon,  sebuah gua dengan penemuan kerangka manusia purba yang diduga kuat merupakan nenek moyang orang Sunda. Tak jauh dari Taman Batu Citatah dan Guha Pawon, ada juga Tebing 90 dan Gunung Pabeasan, kawasan yang sering dipakai oleh para penikmat alam bebas untuk berlatih panjat tebing dan bermain hammocking di atas ketinggian lebih dari 100 meter.


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.
Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Penulis lepas dan blogger yang gemar bersepeda.

Penulis lepas dan blogger yang gemar bersepeda.
    Artikel Terkait
    Arah SinggahTravelog

    Wahyu dalam Pengolahan Sampah Lembongan

    Arah SinggahTravelog

    Lembongan dan Seniman yang Menjadi Relawan

    Arah SinggahTravelog

    Demi Hidup Terumbu Karang

    Travelog

    Berumah di Kebun Buku

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

    Worth reading...
    Menyusuri Masa Lampau di Situs Warungboto