Semasa Corona

Glenn Fredly, Paskah, dan Badai Perasaan

Aku menulis ini di tengah Pekan Suci Paskah yang sangat berbeda dari yang selama ini pernah kujalani. Sebagai umat Nasrani, Hari Raya Paskah yang kulewati umumnya sarat berbagai ritual yang melibatkan pergi ke gereja, berkumpul dengan keluarga dan komunitas, dan berdoa bersama hampir sepekan, dari hari Kamis sampai Minggu. Tapi, tahun ini ada perbedaan yang signifikan dan kesedihan yang terlalu…
Read more
Travelog

Cerita Kopi di Hari Liburku

Ketika orang-orang memulai rutinitas kerjanya di hari Senin, aku malah menutup minggu ini dengan libur di hari Senin. Setelah mencuci baju dan mandi, tanpa sarapan, aku pun langsung menuju Stasiun Gondangdia. Hari libur ini memang telah kurencanakan untuk mencari…
Travelog

Suatu Malam di M Bloc Space

Jalanan Sudirman tampak lengang di Sabtu sore ini. Bekas-bekas pembangunan trotoar belum jadi tampak keluar dari kanan-kiri jalan. Jakarta tak henti-henti membangun, membuat saya yang jarang bertandang selalu dibuat terkagum-kagum dengan staminanya yang masih tetap prima di…
Itinerary

4 Jejak Sumpah Pemuda di Jakarta

Sumpah Pemuda, yang kita peringati setiap 28 Oktober, penting banget buat Indonesia. Kalau nggak ada Sumpah Pemuda, barangkali sekarang yang ada di dompetmu bukan KTP Indonesia. Belum tentu juga kamu bakal bisa baca tulisan ini—yang ditulis dalam bahasa Indonesia yang…
Travelog

Makan di "Fancy Warteg"

Sebagai kaum urban Jakarta, di akhir bulan, saat dompet menipis, saldo ATM meniris, sementara gaji masih belum dibingkis, apa yang akan kamu lakukan untuk menenangkan perut yang keroncongan? Kalau bisa masak, mungkin kamu bakal ke warung, swalayan, atau pasar untuk beli…
Travelog

Buka Puasa Menyantap Nasi Ulam Misjaya

Gong mulai dipukul dan berdengung kencang. Lilin-lilin mulai menyala. Lampion-lampion yang menggantung juga mulai memancar. Cahayanya membuat pilar-pilar dan sudut-sudut wihara yang terletak di barat Jakarta itu kelihatan makin elegan. Malam itu terasa begitu indah, sebab…
Pilihan EditorTravelog

Sah Jadi Slanker di Slankafe

Bait demi bait sebuah lagu dari bank rock kenamaan Indonesia, Slank, mengalun merdu. Judulnya “Terlalu Manis,” dirilis tahun 1991 dalam album “Kampungan.” Tapi, frasa Terlalu Manis ternyata nggak cuma jadi judul lagu band yang digawangi Kaka dkk. itu, tapi juga jadi…