Itinerary

Menunggu untuk Dijelajahi, Inilah 7 Spot Selam Keren di Indonesia

Kalau diibaratkan, Indonesia ini terletak di sebuah perempatan, pusat keramaian, tempat segalanya ada. Berada di wilayah tropis dan pertemuan tiga lempeng bumi, laut Indonesia jadi “subur” banget sehingga terumbu karang dan ikan bisa hidup dengan nyaman. Makanya Indonesia punya banyak spot selam keren. Buat kamu yang penasaran, nih kita ulas 7 spot selam keren di Indonesia:

1. Iboih dan Pulau Rubiah

spot selam keren

Perairan Iboih, Pulau Weh/Michael Sjukrie

Iboih adalah sebuah pesisir di Pulau Weh, Aceh, sementara Pulau Rubiah adalah nusa kecil yang berada di seberang Iboih. Pesisir Iboih dan Pulau Rubiah dipisahkan oleh selat kecil yang dunia bawah airnya masih begitu asri, sampai-sampai beberapa ratus meter dari bibir pantai kamu sudah bisa ketemu hiu! Gurita jago kamuflase juga banyak di sini.

Banyak operator selam di Iboih yang bisa dipilih sesuai dengan bujetmu. Sebagai salah satu spot selam keren di Indonesia, biaya penyelaman di Iboih ternyata nggak mahal-mahal banget—terutama kalau kamu sudah punya lisensi selam. Cuma bayar sekitar Rp 500 ribu kamu sudah bisa menyelam dua kali dan dapat fasilitas lengkap (alat dasar, wetsuit, tabung oksigen, perahu, dan tip buat dive master).

2. Kepulauan Derawan

spot selam keren

Dunia bawah laut Derawan/Michael Sjukrie

Derawan di perairan timur Kalimantan Timur sebenarnya lebih pas buat bulan madu ketimbang cuma buat iseng nyelem doang. Resor-resornya bakal bikin kamu betah lama-lama di sana. Waktu bakalan terasa berhenti, kamu bakalan merasa seperti terisolasi dari segala konflik yang sedang terjadi di dunia.

Tapi nggak apa-apa juga sih mencoba menyelam di Kepulauan Derawan. Seru juga mengunjungi kawanan ikan, kura-kura raksasa, dan terumbu karang menawan yang berdiam di sekitar Kepulauan Derawan. Atau, kamu juga bisa coba snorkeling di danau penuh ubur-ubur di Kakaban. Tinggal pilih!

3. Kepulauan Wakatobi

spot selam keren

Menjelajahi dunia bawah laut Wakatobi/Michael Sjukrie

Spot selam keren ini terletak di Segitiga Terumbu Karang Dunia. Nama “Wakatobi” yang terletak di Sulawesi Tenggara ini sebenarnya berasal dari singkatan Wangi-Wangi, Kaledupa, Tomia, dan Binongko. Wakatobi yang sekarang sudah jadi kabupaten yang mengandalkan pariwisata bawah laut ini dulunya cuma dikenal sebagai markas para pandai besi, sebab wilayah ini di zaman baheula adalah pusat pembuatan keris tradisional.

Sekarang banyak sekali resor selam di Kepulauan Wakatobi. Karena terletak jauh dari Jakarta, kamu nggak bakal ketemu terlalu banyak pelancong di sini. Masih sepi banget. Selain diving, di Wakatobi kamu juga bisa sekalian main-main ke permukiman suku Bajo, orang laut yang konon bisa tahan belasan menit di bawah laut tanpa bantuan tabung oksigen. Kalau mereka ikutan freedive, Jason Hakim atau William Trubridge pasti kalah!

4. Selat Lembeh

spot selam keren

Nudibranch Hypselodoris bullockii/Michael Sjukrie

Kita nggak salah tulis, kok. Memang “Lembeh,” bukan Lembah. Selat Lembeh terletak di Sulawesi Utara, dekat Manado, nggak jauh dari Taman Nasional Laut Bunaken yang namanya sudah lama dikenal para penyelam dunia. Ada lebih dari 60 titik penyelaman di Selat Lembeh.

Sebagai lokasi favorit muckdive (penyelaman di laut yang dasarnya lumpur), primadona Selat Lembeh adalah organisme laut bernama nudibranch alias nudis alias siput laut yang warna-warni (ada yang diberi nama Spanish dancer karena warnanya merah dan tampak seperti rok penari Spanyol yang sedang digerakkan). Kamu juga bisa ketemu ikan-ikan tak biasa seperti hairy frogfish, hairy octopus, atau mandarinfish.

5. Raja Ampat

spot selam keren

Drop off di Raja Ampat/Michael Sjukrie

Kayaknya nggak perlu menyelam buat bisa dibikin terpana oleh Raja Ampat. Nongkrong aja di salah satu pulau sambil minum kelapa muda, kamu bakal merasa jadi raja dunia. Angin sepoi-sepoi, laut berwarna toska, pulau-pulau karang bermunculan dari dasar lautan, air kelapa muda yang dingin mengalir lewat kerongkongan.

Tapi, rugi juga kalau sudah jauh-jauh ke timur tapi kamu nggak nyobain nyelam untuk melihat makhluk laut khas Raja Ampat, yakni hiu karpet. Ikan itu disebut hiu karpet karena, pertama, ia termasuk golongan ikan hiu…. dan, kedua, karena di sekitar mulutnya ada renda-renda seperti yang biasa ada di pinggiran karpet. Tapi rendanya jangan ditarik, lho!

6. Amed dan Tulamben

spot selam keren

Salah satu spot selam di Tulamben, Bali/Michael Sjukrie

Dua spot selam keren ini terletak di Pulau Bali. Uniknya, karena titik penyelamannya deket banget dari bibir pantai, kamu nggak perlu naik perahu. Kamu tinggal jalan ke pantai terus langsung menyelam di spot-spot keren di sana.

Kalau yang “dijual” Amed adalah suasananya yang bikin mager, Tulamben “menjual” ocean sunfish alias mola mola, ikan unik tanpa sirip ekor yang hidup di kedalaman sekitar 40 meter. Tapi, nggak semua penyelam beruntung bisa lihat mola mola. Di Tulamben juga ada bangkai kapal USAT Liberty yang karam puluhan tahun silam dan sekarang jadi rumah bagi ikan-ikan karang.

7. Kepulauan Seribu

spot selam keren

Karang sehat di Kepulauan Seribu/Michael Sjukrie

Inilah spot selam keren di Indonesia yang paling dekat sama Ibukota. Buat ke salah satu pulaunya, kamu tinggal naik kapal dari Muara Angke (kalau mau murah) atau dari Dermaga Pantai Marina Ancol (kalau mau yang lebih nyaman tapi lebih mahal). Perjalanannya juga nggak terlalu lama, cuma sekitar tiga jam tergantung kamu mau ke pulau mana.

Banyak spot diving di Kepulauan Seribu. Kamu bisa menyelam di Pulau Tidung, Pulau Pari, Pulau Harapan, Pulau Pramuka, Pulau Kelapa, Pulau Putri, Pulau Sepa, Pulau Kotok, Pulau Ayer, dan Pulau Bidadari. Kepulauan Seribu juga jadi lokasi yang pas buat latihan perairan terbuka (LPT) kalau kamu mau ngambil lisensi selam.

Gimana? Jadi pengen, ‘kan?

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Related posts
Itinerary

Seharian di Semarang, Bisa Traveling ke mana Aja?

Itinerary

5 Jurus Jitu biar Nggak Stres pas Traveling

Itinerary

Berkenalan dengan "Dol," Alat Musik Tradisional dari Bengkulu

Itinerary

5 Tanda Kamu Sudah Terbiasa Traveling Sendirian

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *