Peta Jalur Pendakian via Tretes
Jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang via Tretes hampir didominasi oleh trek makadam sejak Pos 1 Perizinan hingga Pos 3 Pondokan. Karena titik awal pendakian cukup rendah, penting buat kamu mempersiapkan fisik dan mengatur manajemen waktu agar pendakian berjalan sesuai rencana.
Jalur Tretes sangat jelas dan relatif minim percabangan yang membingungkan. Selalu ikuti petunjuk yang tersedia di masing-masing pos maupun penanda berupa tali atau pita di beberapa ranting pohon. Adapun elevasi dan jarak merupakan estimasi sesuai tercatat dalam alat navigasi GPS maupun peta pendakian.
(Silakan klik di sini untuk mengunduh tracklog pendakian dalam format GPX)




Warung Pet Bocor (kiri) dan pos perizinan pendakian jalur Tretes sekaligus batas kawasan konservasi Tahura Raden Soerjo/Bartian Rachmat & Rifqy Faiza Rahman
Parkir Kendaraan (800 mdpl) — Pos 1 Pet Bocor 💧 (964 mdpl): +1 kilometer
- Dari parkir kendaraan di belakang Hotel Surya Tretes, ikuti jalan aspal menanjak melewati loket wisata air terjun Kakek Bodo. Beberapa puluh meter kemudian kamu akan menjumpai persimpangan, pilih ke kiri menuju jalur pendakian ke puncak Arjuno-Welirang. Jalur akan berganti cor sampai kamu tiba di Pos 1 Pet Bocor.
- Pos 1 Pet Bocor berada di sisi kanan jalur, terdapat warung sederhana yang biasanya buka dan ramai saat akhir pekan; serta area camping ground di seberang warung yang cukup luas memuat belasan tenda. Tersedia sumber air bersih di sini berupa keran dan fasilitas mandi cuci kakus (MCK).
- Estimasi: 20—30 menit dengan jalan kaki
Pos 1 Pet Bocor 💧 (964 mdpl) — Pos Perizinan Tahura (1.028 mdpl): +300 meter
- Jalan masih berupa cor beton yang relatif tidak terlalu menanjak hingga menemui portal batas area Perhutani dengan kawasan konservasi Tahura Raden Soerjo
- Pos perizinan berada di sebelah kanan jalur. Di pos ini kamu harus segera melapor ulang hasil registrasi perizinan daring kepada petugas yang berjaga. Jangan lupa meminta petugas untuk membantu mengecek perlengkapan tim kamu, serta memberikan briefing agar mendapatkan arahan dan informasi jelas seputar jalur, sumber air, cuaca, ataupun aturan-aturan lain sebelum memulai pendakian.
- Terdapat fasilitas MCK, musala, dan warung sederhana di pos ini
- Estimasi: 5—10 menit




Pos 2 Kopkopan (kiri) dan jalur makadam khas Tretes/Satya Winnie & Rifqy Faiza Rahman
Pos Perizinan Tahura (1.028 mdpl) — Pos 2 Kopkopan 💧 (1.576 mdpl): +2,5 kilometer
- Pendakian sesungguhnya telah dimulai, dengan jenis trek berupa batu-batu makadam selebar mobil karena merupakan jalur jip pengangkut belerang hasil penambang dari Pos 3 Pondokan. Biasanya jip akan berangkat dari Tretes sejak pagi, lalu jelang sore sudah turun kembali.
- Elevasi jalur secara bertahap akan menanjak dan berkelok hingga Pos 2 Kopkopan
- Vegetasi beragam, mulai dari pohon pisang, ladang perkebunan warga, hingga tanaman semak
- Pos 2 Kopkopan berupa dataran yang cukup lapang dan terbuka, dengan tanah keras dan dominan bebatuan. Terdapat sumber air bersih di pos ini dengan debit yang cukup besar dan mengalir sepanjang tahun.
- Saat musim ramai pendaki (biasanya akhir pekan) warung di Pos 2 Kopkopan akan buka dan menjajakan gorengan maupun minuman kemasan lainnya
- Estimasi: 3—4 jam
Pos 2 Kopkopan 💧 (1.576 mdpl) — Pos 3 Pondokan 💧 (2.389 mdpl): +3,8 kilometer
- Perjalanan dari Pos 2 Kopkopan menuju Pos 3 Pondokan adalah yang terpanjang di jalur Tretes. Trek akan makin terjal, lalu cenderung landai ketika mendekati Pos 3 Pondokan. Waspada dengan satwa ulat bulu yang biasanya banyak terdapat di semak-semak atau tanah ketika ingin beristirahat.
- Vegetasi di atas Pos 2 Kopkopan mulai berangsur berubah dengan pepohonan cemara gunung dan tanaman perdu di bawahnya
- Sesuai namanya, Pos 3 Pondokan merupakan tempat para penambang beristirahat setelah menambang belerang di kawah Welirang. Ada beberapa gubuk atau pondok sederhana bagaikan rumah hobbit di film The Lord of The Rings. Terdapat pula warung milik warga yang buka saat ramai pendaki di akhir pekan. Pos 3 Pondokan merupakan persimpangan jalur ke puncak Welirang dan Arjuno.
- Pos 3 Pondokan bisa menjadi salah satu alternatif tempat berkemah karena tersedia sumber air di sungai yang terletak di bawah warung. Namun, TelusuRI merekomendasikan kamu untuk terus berjalan dan mendirikan tenda di Lembah Kidang saja. Pertimbangannya adalah suasana yang lebih kondusif, tetap dekat dengan mata air yang lebih bersih, serta bisa melihat pemandangan sabana Lembah Kidang yang luas dan tebing puncak Arjuno nan cadas.
- Estimasi: 4—5 jam




Trek bonus menjelang Pos 3 Pondokan (kiri) dan gubuk-gubuk penambang belerang di Pos 3 Pondokan/Rifqy Faiza Rahman
Pos 3 Pondokan 💧 (2.389 mdpl) — Lembah Kidang 💧 (2.588 mdpl): +1 kilometer
- Ikuti petunjuk ke arah puncak Arjuno untuk menuju Lembah Kidang. Jalurnya berupa jalan setapak tanah sempit di sebelah selatan, melipir lereng bukit di antara semak-semak liar dan cemara gunung.
- Opsi tempat camp yang representatif berada di Camp 2 Lembah Kidang, tepatnya dekat mata air kedua dan di tepi jalur pendakian ke arah puncak. Saat musim kemarau, sumber air pertama di Camp 1 akan kering. Sebaiknya konfirmasi terlebih dahulu pada petugas di pos perizinan untuk memastikan ketersediaan air.
- Waspada dengan keberadaan babi hutan saat malam, sehingga kamu perlu menjaga bahan makanan maupun sampah dengan cara menyimpannya rapat di dalam tenda atau menggantungnya di ranting pohon.
- Lembah Kidang merupakan sabana luas dengan banyak tumbuh pepohonan cemara gunung dan pemandangan tebing puncak Ogal-Agil Arjuno yang menguji mental
- Estimasi: 20—30 menit
Jika kamu ingin ke puncak Gunung Welirang terlebih dahulu, rutenya sebagai berikut:

