ITINERARY

Panduan Pendakian Gunung Arjuno-Welirang dan Gunung Kembar I-II via Sumberbrantas

Peta Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang via Sumberbrantas (diolah dengan aplikasi GAIA GPS & Wikiloc oleh Rifqy Faiza Rahman)
Peta Jalur Pendakian Gunung Arjuno-Welirang via Sumberbrantas (diolah dengan aplikasi GAIA GPS & Wikiloc oleh Rifqy Faiza Rahman)

Peta Jalur Pendakian via Sumberbrantas

Titik awal jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang via Sumberbrantas hampir mencapai ketinggian 2.000 mdpl. Medan pendakian didominasi tanah. Karena titik awal pendakian cukup rendah, penting buat kamu mempersiapkan fisik dan mengatur manajemen waktu agar pendakian berjalan sesuai rencana. 

Jalur Tretes sangat jelas dan relatif minim percabangan yang membingungkan. Selalu ikuti petunjuk yang tersedia di masing-masing pos maupun penanda berupa tali atau pita di beberapa ranting pohon. Adapun elevasi dan jarak merupakan estimasi sesuai tercatat dalam alat navigasi GPS maupun peta pendakian. Silakan unduh peta jalur pendakian Sumberbrantas versi Tahura Raden Soerjo dan dalam bentuk tracklog GPX.

Titik pemberhentian angkutan pikap (kiri) dan pintu hutan yang menjadi batas kawasan konservasi dengan ladang masyarakat/Rifqy Faiza Rahman

Base Camp Tahura Sumberbrantas (1.636 mdpl) — Pos Pikap (1.985 mdpl): +4,8 kilometer

  • Setelah registrasi dan cek logistik beres, kamu dan tim bisa iuran ongkos menyewa jasa pikap untuk diantar ke titik pengantaran di tengah kebun sayur warga. Sebab, jika jalan kaki terlalu jauh dan menguras tenaga, serta rawan tersesat di tengah perkebunan.
  • Tarifnya Rp100.000 per angkutan sekali jalan, dengan minimal penumpang empat orang. Pastikan menyimpan nomor Whatsapp pengemudi pikap agar bisa dihubungi untuk minta dijemput ketika sudah turun gunung.
  • Perjalanan ke pos pemberhentian terakhir yang bisa dilalui mobil pikap melewati perkampungan dan kebun sayur warga, serta destinasi wisata Brakseng yang akhir-akhir ini viral di media sosial.
  • Estimasi: 20 menit

Pos Pikap (1.985 mdpl) — Pintu Hutan (2.037 mdpl): +200 meter

  • Dari titik akhir pemberhentian pikap, pintu hutan sudah terlihat di sebelah tenggara. Kamu melanjutkan dengan berjalan kaki menyisir jalan setapak sampai ke batas kawasan Tahura Raden Soerjo dengan perkebunan warga.
  • Estimasi: 2–3 menit

Vegetasi rapat jalur Sumberbrantas menuju Pos 1/Rifqy Faiza Rahman

Pintu Hutan (2.037 mdpl) — Pos 1 (2.170 mdpl): +900 meter

  • Tutupan vegetasi hutan basah yang rapat mengawali pendakian di jalur Sumberbrantas. Karena titik awal pendakian sudah cukup tinggi, sehingga vegetasi awal berbeda dengan jalur Tretes, Tambaksari, dan Lawang yang masih didominasi semak terbuka dan pinus. 
  • Kondisi sepanjang jalur cukup lembap, tetapi teduh karena rimbunnya pepohonan. Saat musim hujan, trek akan cukup licin sehingga harus berhati-hati.
  • Tingkat elevasi jalur belum terlalu terasa signifikan. Kontur cenderung mendatar dengan trek kombinasi datar, landai, dan sesekali tanjakan tipis.
  • Pos 1 hanya berupa sepetak tanah yang sangat sempit dan kurang begitu ideal untuk istirahat lebih lama. Jika fisik memadai, lebih baik langsung melanjutkan pendakian ke Pos 2.
  • Estimasi: 45–60 menit

Pos 1 (2.170 mdpl) — Pos 2 (2.375 mdpl): +1 kilometer

  • Ragam trek mirip seperti dari Pintu Hutan ke Pos 1. Namun, mendekati Pos 2, vegetasi hutan basah berganti menjadi lebih terbuka dengan banyak tanaman semak, lamtoro, dan perdu, serta melewati kawasan luas bekas kebakaran hebat beberapa tahun lalu.
  • Area Pos 2 cukup datar, teduh, dan relatif lebih lapang untuk istirahat lebih lama sebelum melanjutkan pendakian ke Pos 3.
  • Estimasi: 45–60 menit

Area istirahat di Pos 2 dan Pos 3 jalur Sumberbrantas/Rifqy Faiza Rahman

Pos 2 (2.375 mdpl) — Pos 3 (2.589 mdpl): +1,2 kilometer

  • Dari Pos 3, fisik mulai diuji. Trek lebih jauh dan lebih berat dibanding dari Pintu Hutan ke Pos 2. Sesekali terdapat bonus datar, tetapi selebihnya menanjak. 
  • Hampir sepanjang jalur menuju Pos 3 melewati area bekas kebakaran. Waspada potensi pohon tumbang yang bisa membahayakan keselamatan, sehingga hindari beristirahat di bawah pohon yang tampak gosong dan rapuh. Saat musim kemarau, jalur cukup berdebu tebal dan bisa mengganggu pernapasan.
  • Area Pos 3 tidak terlalu luas, tetapi cukup nyaman untuk istirahat dan memulihkan energi sebelum melanjutkan pendakian ke Lembah Lengkehan. Vegetasi yang sempat terbuka kemudian berganti menjadi cemara gunung.
  • Pos 3 merupakan persimpangan jalur menuju Puncak Welirang dan Lembah Lengkehan. Namun, meski saat cerah Welirang terlihat dari pos ini, jalur ke puncak Welirang telah ditutup karena ekstrem dan longsor.
  • Estimasi: 1–1,5 jam

Pos 3 (2.589 mdpl) — Lembah Lengkehan (2.932 mdpl): +1,4 kilometer

  • Trek menuju Lembah Lengkehan jauh lebih berat daripada sebelumnya, terlihat dari tingkat elevasi yang cukup tinggi. Jalur minim bonus dan nyaris sepenuhnya menanjak sampai Lembah Lengkehan. Sepanjang jalur cukup teduh, ada beberapa titik lubang sulfatara (uap panas atau belerang) yang jadi daya tarik.
  • Mendekati Lembah Lengkehan, vegetasi berubah menjadi rumpun pepohonan cantigi (manisrejo) dan tanaman edelweis mulai terlihat. Lembah Lengkehan merupakan persimpangan jalur atau semacam sadelan (pelana) di antara rute ke puncak Gunung Kembar II dan Arjuno; serta puncak Gunung Kembar I dan Welirang. Rute ke Welirang dan Arjuno nantinya akan bertemu dengan jalur dari Tretes.
  • Area Lembah Lengkehan sangat luas dan cukup banyak tempat untuk mendirikan tenda. Di sinilah area camp teraman dan terakhir sebelum melanjutkan ke puncak. Saat malam hingga subuh, terutama puncak kemarau, suhu bisa turun drastis mendekati nol atau bahkan minus.
  • Estimasi: 1,5–2 jam

Jika kamu ingin ke puncak Gunung Arjuno terlebih dahulu, rutenya sebagai berikut:

Avatar photo

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Worth reading...
4 Jalur Pendakian Resmi Gunung Arjuno dan Gunung Welirang yang Harus Kamu Coba