Itinerary

Inovasi-inovasi yang Mengubah Wajah Dunia Traveling

Dulu, mungkin cuma orang bermental baja saja yang traveling. Kenapa? Soalnya zaman dulu perjalanan adalah soal menghadapi ketidakpastian.

Sekarang sudah beda. Boleh dibilang, asal ada kemauan dan beberapa lembar duit, setiap orang sudah bisa traveling. Apalagi sekarang sudah banyak banget penemuan-penemuan yang mengubah wajah dunia traveling dan bikin perjalanan terasa jadi makin gampang:

1. Pesawat “low-cost carrier”

dunia traveling

Ilustrasi pesawat via pexels.com/Pixabay

Sebelum pesawat low cost carrier (LCC) muncul, perjalanan jarak jauh cuma bisa dilakukan oleh orang beruang. Dulu tiket pesawat mahal banget. Kamu yang modalnya pas-pasan harus rela menempuh perjalanan yang lebih “heroik”—atau duduk gembira saja di rumah.

Sekarang, setelah LCC dan tiket promo menjamur, semua orang bisa terbang. (Meskipun nggak sedikit juga yang harus menunggu setahun sebelum dapat giliran terbang.) Destinasi-destinasi yang dulunya cuma bisa dilihat lewat globe atau atlas, sekarang sudah berada dalam jangkauan.

2. Jejaring sosial para pejalan

dunia traveling

Menikmati pemandangan via pexels.com/Duong Nhan

Di beberapa destinasi, biaya menginap mungkin murah. Tapi nggak sedikit pula destinasi yang biaya menginapnya selangit. Makanya, kehadiran jejaring sosial pejalan seperti Couchsurfing atau Hospitality Club sangat membantu para pelancong berbujet minim.

Hanya dengan modal “PDKT” lewat fitur pesan, kamu bisa dapat tempat menginap gratis. Bahkan, kalau kamu beruntung dapat host yang selow, kamu juga bakal diajak keliling-keliling kota atau nongkrong di kafe-kafe hits. (Meskipun ada juga cerita-cerita nggak enak saat “numpang” di rumah orang.)

3. Aplikasi “online booking”

dunia traveling

Ponsel pintar via pexels.com/Adrianna Calvo

Kalau dulu kamu mesti pergi ke biro perjalanan buat pesan tiket, sekarang kamu cukup memesannya lewat aplikasi “online booking.” Harganya tentu saja lebih murah ketimbang kalau kamu memesan di biro perjalanan. Di samping itu, aplikasi online booking biasanya punya banyak diskon dan promo!

Aplikasi online booking sekarang sudah populer banget, terutama di kalangan anak muda. Apalagi sebagian besar aplikasi itu juga punya fitur-fitur yang sangat membantu seperti rubrik tulisan yang berisi rekomendasi tempat makan atau atraksi wisata.

4. Airbnb

dunia traveling

Ilustrasi kamar via pexels.com/Pixabay

Dunia traveling juga berubah drastis sejak Airbnb muncul. Airbnb memungkinkan para pejalan buat menginap di tempat yang nyaman dengan biaya yang juga bikin kantong nyaman.

Salah satu hal yang bikin Airbnb ini laris adalah kamu nggak perlu menghabiskan waktu buat basa-basi dengan pemilik “penginapan.” Kadang, kamu bakal sama sekali nggak ketemu dengan pemilik rumah tempat kamu menginap.

5. Aplikasi “ride sharing” alias angkutan online

dunia traveling

Jalanan via pexels.com/Steven Arenas

Salah satu hal yang lucu dari traveling adalah terkadang biaya yang kita habiskan buat transportasi dalam kota lebih besar ketimbang transportasi antarkota. Apalagi kalau kita nggak riset dulu tentang angkutan umum, dan ke mana-mana naik angkutan sewaan atau taksi.

Nah, aplikasi ride sharing alias angkutan online mengubah semua itu. Sekarang kamu nggak perlu takut lagi ditipu, sebab aplikasi ride sharing sudah ngasih harga yang pas dan terjangkau. Selain itu, biasanya aplikasi jenis ini juga punya fitur-fitur lain, seperti layanan pengiriman barang atau pembelian makanan.

Nah, kalau menurut kamu sendiri, mana di antara kelima inovasi itu yang paling berjasa mengubah wajah dunia traveling?


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
ItineraryPerjalanan Lestari

Q&A: Extinction Rebellion Indonesia tentang Ancaman Krisis Iklim

ItineraryNusantarasa

Menyantap Tiram Bakar Khas Barru

Itinerary

Masjid Menara Kudus, Kemegahan Arsitektur Kuno Warisan Sunan Kudus

Itinerary

Museum Layang-Layang Indonesia: Merawat Keelokan Budaya dengan Permainan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.