ITINERARYNUSANTARASA

Rekomendasi Wisata Kuliner Purwokerto-Banyumas dalam Satu Hari

Bagi sebagian orang, nama Purwokerto mungkin lebih familiar daripada Banyumas. Padahal, Purwokerto merupakan areal kecamatan yang juga menjadi bagian dari Kabupaten Banyumas. Tak dapat dimungkiri, karena di Purwokerto menjadi pusat banyak aktivitas, mulai dari sektor perekonomian hingga pendidikan. 

Namun, daripada capek berdebat soal popularitas nama daerah, lebih baik memanjakan perut dengan ragam kuliner setempat. Kalau kamu punya sedikitnya satu hari saja buat jalan-jalan di area Purwokerto dan Banyumas, TelusuRI punya rentetan daftar kuliner yang harus kamu coba dalam satu hari untuk menu sarapan, makan siang, dan makan malam.

Menu Sarapan (pagi hari)

1. Pecel Pincuk Pak Toyib

Bagi orang Jawa Timur, pecel pincuk biasanya identik dengan kuliner khas yang melekat di daerah-daerah Mataraman, seperti Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Kediri, Blitar, dan Nganjuk. Namun, di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, juga punya sajian pecelnya sendiri. Pecel Pincuk Pak Toyib yang terletak di kawasan Berkoh, Purwokerto Selatan, layak kamu coba.

Seperti namanya, menu andalan warung ini adalah pecel pincuk. Pincuk merupakan alas makan tradisional yang terbuat dari daun pisang dan disematkan dengan lidi. Pincuk ini membuat rasa dan kehangatan makanan tetap terjaga, serta ramah lingkungan. Hidangan pecel sambal kacang yang pekat dan gurih di atas pincuk tersebut melumuri sayuran segar, serta nasi atau ketupat (kupat) yang bisa dipilih sebagai sumber karbohidrat. 

Selain pecel, warung ini juga menjual sejumlah menu lain, seperti soto bening, sup daging sapi, rica-rica menthok, garang asem, ayam penyet/goreng, tongseng, hingga bakso. Untuk lauk tambahan tersedia aneka gorengan, antara lain mendoan, tempe goreng, tahu goreng, bakwan, dan sate telur.

Pecel Pincuk Pak Toyib
Peta: https://maps.app.goo.gl/9vY2qJudfLvCzYwV7
Alamat: Jl. Jenderal Sudirman, Purwokerto Selatan, Banyumas (utara Kantor Bulog Berkoh)
Jam buka: Setiap hari, pukul 06.30–20.00 WIB
Kisaran harga: Rp20.000–30.000 per orang
Narahubung: 081226718832

2. Soto Ayam Jalan Bank Haji Loso

Di Purwokerto, Sokaraja, atau umumnya Banyumas, kuliner soto biasa disebut juga dengan istilah ‘sroto’ karena mengikuti dialek panginyongan (pelafalan lidah) masyarakat Banyumas. Ada dugaan pelafalan ini juga berasal dari kebiasaan dalam menyeruput kuah soto yang panas langsung dari mangkuknya (sruput).

Salah satu kuliner soto atau sroto yang legendaris di Purwokerto adalah Soto Ayam Jalan Bank Haji Loso. Penyebutan Jalan Bank ini karena terdapat Museum Bank BRI dan Kantor Cabang BRI Purwokerto di ruas jalan tersebut. Warung makan ini sudah eksis sejak tahun 1970-an, dengan cita rasa yang masih terjaga sampai sekarang.

Seporsi mangkuk soto berkuah kaldu yang bening dan gurih itu berisi ketupat, irisan daging, suwiran ayam kampung, tauge, soun, kacang goreng, irisan seledri dan daun bawang, serta biasanya ditambahi potongan kerupuk cantir warna-warni dari olahan singkong sebagai topping. Agar lebih lengkap, tampaknya lebih nikmat jika disantap dengan lauk tempe mendoan hangat. Selain di Purwokerto, kuliner sroto khas Banyumas ini juga banyak dan mudah ditemukan di wilayah Kecamatan Sokaraja (sekitar 8–9 kilometer ke arah tenggara Purwokerto), yang populer dengan oleh-oleh getuk goreng dan batiknya.

Soto Ayam Jalan Bank Haji Loso
Peta: https://maps.app.goo.gl/X6Lx25GbbbrcDisB9
Alamat: Jl. RA Wiryaatmaja No. 14–15, Kedungwuluh, Purwokerto Barat, Banyumas
Jam buka: Setiap hari, pukul 08.00–20.30 WIB
Kisaran harga: Rp25.000–50.000 per orang
Narahubung: (0281) 630228

Menu Makan Siang

1. Warung Makan Putri Gunung Baturraden

Dari keramaian Purwokerto, kamu bisa bergeser ke utara menuju kawasan wisata Baturraden. Di tengah permukiman Desa Kemutug Lor yang sejuk dan relatif tenang, Warung Makan Putri Gunung Baturraden siap memanjakan lidahmu dengan sajian makan siang khas daerah kaki Gunung Slamet itu.

Menempati bangunan serba kayu yang terlihat berusaha menyatu dengan alam sekitar, Putri Gunung Baturraden memiliki sejumlah menu “endemik” yang beda dan harus kamu coba. Untuk varian lauk mungkin serupa dengan rumah makan pada umumnya, misalnya ayam, bebek, gurami, mujair, nila, lembutan (ikan kali sejenis wader), dan kudapan tambahan seperti tempe, tahu, dan mendoan. Namun, siapkan perutmu untuk aneka jangan (sayur-sayuran) khas yang jarang dijumpai di tempat lain, yakni olahan kecombrang yang dikombinasikan dengan sayur lainnya, seperti pakis, kangkung, gendot (genjer), godong gandul (daun pepaya), godong budin (daun singkong), klika budin (tumis singkong), hingga dage (tempe fermentasi khas Banyumas). Selain sayuran, tampaknya hanya di warung makan ini tumbuhan rempah berwarna pink tersebut juga diolah menjadi minuman jus yang rasanya unik dan menyegarkan.

Selain resto, Warung Makan Putri Gunung Baturraden juga menyediakan sejumlah fasilitas yang bisa dinikmati, yaitu homestay, wisata jip offroad, hingga arena bermain untuk anak-anak. Terlebih jika kamu baru turun dari Gunung Slamet via Baturraden Lestari, tempat ini cocok untuk menumpas rasa lapar setelah lelah mendaki.

Warung Makan Putri Gunung Baturraden
Peta: https://maps.app.goo.gl/exqZWojFPiNyJA3s6
Alamat: Dusun II, Desa Kemutug Lor, Kecamatan Baturraden, Banyumas
Jam buka: Setiap hari, pukul 09.00—21.00 WIB
Kisaran harga: Rp25.000–50.000 per orang
Narahubung: Instagram Putri Gunung Baturraden atau 088232002600 (Whatsapp)

2. Pawon Bawor

Tempat makan siang lainnya yang bisa jadi alternatif adalah Pawon Bawor di timur laut Purwokerto, berbatasan dengan Kecamatan Baturraden dan Kembaran. Di dalam bangunan joglo limasan, deretan menu prasmanan khas Banyumas tersaji dengan aneka lauk dan sayuran menggugah selera. 

Sebagai pendamping lauk utama (antara ayam, bebek, telur, ikan, pepes, olahan tempe atau tahu), Pawon Bawor menyediakan menu “Paket Wareg” dengan harga yang cukup terjangkau untuk seporsi nasi, aneka sayur ndeso dan lodeh, serta sambal. Untuk pelengkap, tersedia pula paket kudapan seperti mendoan, dage, hingga ketan.

Mengusung tema “Makan, Ngopi, Juguran”, tampaknya agak kurang afdol jika kamu tidak sekalian mencoba kopi racikan Pawon Bawor, yaitu kopi tubruk (clebek) lumpang. Lumpang merupakan wadah seperti mangkuk—biasanya terbuat dari batu atau kayu—sebagai wadah untuk menumbuk biji kopi (menggunakan alu) sampai menjadi bubuk-bubuk halus sebelum diseduh.

Pawon Bawor
Peta: https://maps.app.goo.gl/exqZWojFPiNyJA3s6
Alamat: Jl. Raya Tambaksogra, Desa Tambaksogra, Kecamatan Sumbang, Banyumas
Jam buka: Setiap hari, pukul 10.00—21.00 WIB
Kisaran harga: Rp25.000–50.000 per orang
Narahubung: Instagram Pawon Bawor atau 085133780078 (Whatsapp)

Menu Makan Malam

1. Lemprakan Lik Surip

Berjarak sekitar 700 meter berjalan kaki ke arah timur dari Alun-alun Purwokerto, Lemprakan Lik Surip layak dicoba untuk menemani kuliner malammu di kota ini. Warung ramesan berkonsep lesehan ini buka mulai selepas magrib hingga lewat dini hari. Cocok buat kamu yang tiba-tiba kelaparan (bahasa Banyumas: kencoten) saat larut malam.

Selain suasananya, menu-menu yang tersedia juga tampak sederhana. Namun, cita rasa ala rumahan tersebut dijamin membuat perut kenyang dan puas. Seperti warung nasi pada umumnya, Lemprakan Lik Surip menawarkan aneka lauk—mulai dari ayam, telur, tahu dan tempe bacem—serta bermacam-macam sayuran dalam bentuk tumis (osengan) hingga yang berkuah.

Lemprakan Lik Surip
Peta: https://maps.app.goo.gl/jLAAjHzJ9VKzfJYKA
Alamat: Jl. Jend. Sudirman No. 397, Purwanegara, Purwokerto Utara, Banyumas
Jam buka: Setiap hari, pukul 18.30—01.00 WIB
Kisaran harga: Rp15.000–25.000 per orang
Narahubung: Instagram Warung Boma Fatmawati atau Whatsapp 081280550004

2. Gultik Gatsoe Mas Andra

Pilihan kuliner malam menarik lainnya di Purwokerto adalah Gultik Gatsoe, letaknya di sebelah barat swalayan RITA Pasaraya Isola. Gultik adalah akronim dari gulai tikungan, yang asalnya identik dengan penjual kuliner ini di sekitar tikungan Jalan Mahakam dan Bulungan, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, sejak tahun 1980-an.

Kini, masyarakat Purwokerto dan pelancong bisa menikmati kuliner serupa di Gultik Gatsoe Mas Andra. Menu utamanya adalah nasi dengan siraman gulai sapi atau ayam dan campuran kuah susu, sehingga terasa lebih kental dan gurih (creamy). Seporsi makanan ini biasa disajikan di atas piring beralaskan daun pisang. Sepintas mengingatkan pada kuliner nasi gandul khas Pati, Jawa Tengah. Untuk lauk pelengkap, kamu bisa mencoba sate kulit, sate usus, sate puyuh, tempe goreng, telur gulai, dan ceker ayam.

Gultik Gatsoe Mas Andra
Peta: https://maps.app.goo.gl/uBheeh1AwYKrwiSBA
Alamat: Jl .Jend. Soedirman, Sokanegara, Purwokerto Selatan, Banyumas
Jam buka: Selasa-Minggu (Senin libur), pukul 17.30–23.30 WIB
Kisaran harga: Rp15.000–25.000 per orang
Narahubung: Instagram Gultik Gatsoe Mas Andra atau 082221038187 (Whatsapp)


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.
Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Avatar photo

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Worth reading...
Gastronomi Jawa Abad ke-19: Pemetaan Identitas dan Filosofi Kuliner dalam Serat Centhini