Itinerary

Mudik Jalur Darat, Inilah 3 Titik Perhentian Ideal

Pas perjalanan mudik jalur darat, ada tiga titik di mana kamu bisa berhenti sejenak buat melepas lelah. Kalau penasaran sama ketiga titik itu, swipe up aja, Sob!

1. Rumah makan

perjalanan mudik
Ilustrasi restoran “all you can” eat via pexels.com/Negative Space

Titik perhentian ideal pertama pas perjalanan mudik adalah rumah makan. Tanpa dijelaskan pun kamu pasti tahu kalau ini adalah tempat … buat makan.

Anyhow, selain buat makan, restoran-restoran (sepanjang jalur mudik) itu juga bisa jadi tempat buat menunaikan hajat, bersih-bersih, dan beristirahat sejenak. Restoran-restoran yang besar biasanya fasilitasnya memang lengkap banget. Lapangan parkirnya luas, ada musala, ada kamar mandi, terus di sekelilingnya juga bakal ada banyak warung tempat kamu bisa beli bekal makanan kecil buat di jalan.

Hanya saja, biasanya harga makanan di jalur lintas (di tengah-tengah hutan) bisa berlipat-lipat lebih mahal ketimbang di kota. Maklum saja, mereka ‘kan menang posisi tawar. Kalau nggak di rumah makan itu, di mana lagi kamu bakal mengisi perut?

Btw, kalau kamu naik bis, ada kemungkinan kamu bakalan dapat jatah satu-dua kupon gratis buat makan di rumah makan. Jangan ragu-ragu buat manfaatin rezekimu itu.

2. SPBU alias pom bensin

perjalanan mudik
Ilustrasi SPBU via pexel.com/Lukas Rychvalsky

Poin perhentian ideal kedua buat para mudikers (atau sopir-sopir bis yang mengantarkan mudikers) adalah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) alias pom bensin. Alasannya jelas: karena kendaraan listrik Tesla belum penetrasi ke Indonesia.

Sebagaimana halnya rumah makan, fasilitas di SPBU juga biasanya lengkap banget. Namanya SPBU—bukannya pertamini—areal parkirnya pasti luas. Selain itu SPBU-SPBU kekinian juga biasanya dilengkapi dengan toserba tempat kamu bisa beli makanan-makanan ringan yang diiklanin di TV. Kalau kehabisan uang tunai, kamu juga bisa narik uang di ATM pojokan.

Musala dan kamar mandi adalah fasilitas standar buat SPBU. Banyak juga SPBU yang menyediakan balai-balai atau matras buat istirahat. Kalau beruntung kamu bakal menjumpai SPBU yang menyediakan meja tempat kamu bisa menyeduh sendiri kopi atau teh yang disediakan pengelola buat musafir seperti kamu.

3. “Rest area”

perjalanan mudik
Ilustrasi jalan tol via pexels.com/Markus Spiske

Titik perhentian lain yang ideal buat perjalanan mudik adalah rest area.

Rest area ini macam-macam wujudnya. Kalau di jalan tol, rest area adalah sebuah kawasan mirip mal outdoor yang di dalamnya ada musala, SPBU, restoran fast food, rumah makan, kafe, toilet, tempat istirahat, dll. Tapi kalau di jalan biasa, rest area umumnya lebih bersahaja. Fasilitasnya standar-standar saja, misalnya warung, musala, atau toilet.

Jadi, supaya perjalananmu makin lancar, ada baiknya kalau kamu cari-cari info sedikit soal restoran, SPBU, dan rest area yang bisa kamu singgahi pas perjalanan mudik.


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage TelusuRI.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Related posts
Itinerary

Remeh-temeh yang Tak Remeh tentang Tempe

#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Tips Bikin Bujet Traveling ala Dayu Hatmanti

#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Ngobrolin Fotografi Perjalanan bareng Ingga Suwandana

#dirumahajaItinerary

Tuliskan Perjalananmu, Mumpung Lagi di Rumah Aja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *