Itinerary

3 “Gear” yang Wajib Dibawa pas Traveling Musim Hujan

Gimana, Sob? Udah jalan ke mana aja nih pas musim hujan begini? Atau belum jalan karena masih ragu-ragu—atau belum dapat cuti? Atau malah lagi packing?

Kalau kamu lagi packing dan mau traveling pas musim hujan begini, pastikan kamu bawa 3 gear di bawah ini:

1. “Bag cover”

gear musim hujan
Seorang pejalan memanggul ransel yang dilengkapi “bag cover”/Ajay Bhargav Guduru

Gear musim hujan pertama yang mesti kamu bawa adalah bag cover alias penutup tas. Bag cover ini memang nggak terlalu dibutuhkan pas musim kemarau, karena ‘kan kering. Tapi pas musim hujan, manfaatnya bakal terasa banget.

Karena hujan bakalan terjadi sewaktu-waktu, kamu mesti selalu menutupi tas kamu dengan cover biar nggak basah. Apalagi kalau kamu lagi traveling overland naik angkutan kecil sehingga tas mesti kamu taruh di atap mobil.

Kalau kamu belum punya, buruan deh ke toko peralatan outdoor terdekat. Jangan ragu buat beli, soalnya harganya nggak mahal-mahal amat. Lagian, banyak banget cover yang diproduksi vendor lokal. Jadi kamu nggak perlu beli cover buatan luar negeri yang mahal-mahal. Tapi, sebelum beli, jangan lupa buat mencocokkannya dengan ukuran tas kamu, yes?

2. Mantel atau “rain coat

gear musim hujan
Seorang pejalan sedang mamakai “rain coat”/Gabriela Palai

Nah, abis menyiapkan penutup untuk tas kamu, saatnya buat mikirin gimana melindungi diri kamu dari hujan. “Cari tempat teduh?” Bener banget. Tapi emangnya kamu mau ngendon di tempat teduh seharian karena hujannya awet banget? Nggak mau, ‘kan?

Makanya kamu mesti bawa gear musim hujan berikutnya, yakni mantel alias rain coat. Sekarang banyak banget mantel yang beredar. Jenisnya banyak dan merknya  juga nggak kalah banyak.

Kalau mau yang murah, kamu bisa cari mantel plastik. Tapi kalau mau yang serius, kamu bisa pergi ke—lagi-lagi—toko outdoor buat beli mantel two-pieces. “Apaan tuh?” Itu, lho, mantel yang ada baju dan celananya. Sama kayak cover, sudah banyak juga vendor dalam negeri yang punya produk mantel. Kamu tinggal pilih harga—dan warna—yang sesuai dengan yang kamu pengen.

3. Sandal jepit atau sandal gunung

gear musim hujan
“Flip-flop” alias sandal jepit/David Ortega

Gear musim hujan berikutnya adalah sandal jepit atau sandal gunung. Pas musim hujan begini, sandal jepit atau sandal gunung berguna banget buat jalan-jalan dalam kota. Nekat pakai sepatu ke mana-mana, kamu bakal repot sendiri ngeringin sepatu kamu—dan ngobatin kutu air.

Sandal jepit atau sandal gunung ini praktis banget. Kalau basah, kamu nggak perlu repot-repit buat ngeringin. Dibiarin aja ntar juga keirng sendiri. Cuman, gear yang satu ini sering banget kelupaan. Sering banget kasusnya pejalan nggak sengaja ninggalin sandal jepit di penginapan. Untung aja harganya lumayan murah.

Selamat traveling di musim hujan, Sob!


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Related posts
#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Tips Bikin Bujet Traveling ala Dayu Hatmanti

#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Ngobrolin Fotografi Perjalanan bareng Ingga Suwandana

#dirumahajaItinerary

Tuliskan Perjalananmu, Mumpung Lagi di Rumah Aja

#dirumahajaItinerary

Bincang-bincang Dampak COVID-19 pada Industri Pariwisata bareng Womentourism.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *