Itinerary

Mencicipi Ragam Soto Enak di Semarang

Bicara soal soto tentu tidak akan ada habisnya karena setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas soto masing-masing. Entah sejarahnya soto seperti apa, yang jelas kuliner ini memang patut untuk diburu. Kalau orang lain menjagokan soto Betawi atau soto Lamongan maka saya akan lebih memilih soto Semarang sebagai jago! Bukan karena pamornya, tapi karena soto Semarang benar-benar bisa bikin penikmatnya jadi baku hantam kalau melihat ada satu slot tempat duduk yang tersisa di tempat makannya.

Sebelum saya merekomendasikan di mana tempat rekomendasi untuk menjajal soto ini sewaktu di Semarang, alangkah baiknya saya menjelaskan tentang tata cara makan soto Semarang yang benar. Pertama, ketika soto sudah tersaji di depan, ambil kuah yang ada sate-satenya dan masukkan ke dalam mangkok soto. Setelah itu baru boleh menambahkan perasan jeruk, garam, sambal, atau kecap secukupnya.

Inilah yang menjadi ciri khas soto Semarangan, banyak yang mengeluh jika kuah soto Semarang terlalu hambar atau bahkan bening. Mereka saja yang tidak tahu cara makannya yang benar seperti apa. Jadi jangan lupa ya, masukkan dulu kuah dari sate-satean itu!

Jika sudah tahu caranya maka bisa lanjut ke tempat mana saja yang bisa merasakan kenikmatan dari soto Semarang ini. 

1. Soto Bangkong

Soto Bangkong Semarang

Soto Bangkong Semarang. Foto: TEMPO/Budi Purwanto

Tempat pertama yang wajib dikunjungi untuk merasakan soto terenak di Semarang adalah Soto Bangkong. Tempat makannya beralamat di Jalan Brigjen Katamso Nomor 1, Peterongan, Semarang. Kalau dari pusat kota Semarang tentu sangat dekat sekali. 

Selain soto, tempat ini juga menyediakan berbagai macam lauk dan sate yang bisa disantap sebagai makanan pendamping. Ada sate ayam, sate kerang, sate puyuh, dan aneka gorengan. Harganya memang lebih tinggi dibandingkan soto-soto pinggiran. Harga satu porsi soto ayam Bangkong (soto, sate, bergedel, dan tempe) adalah Rp35.000 ribu saja. 

2. Soto Pak Man

Soto Pak Man Semarang

Soto Pak Man. Foto: TEMPO/Nita Dian

Lanjut ke tempat kedua ada soto Pak Man yang berlokasi di Jalan Pamularsih Raya No 32, Semarang. Lokasinya dekat dengan sentra oleh-oleh, jadi sebelum pulang ke kota asal bisa mampir dahulu untuk mencicipi soto di sini. 

Untuk menunya memang tidak jauh berbeda dengan menu soto Semarang yang lain karena menyediakan makanan pendamping seperti bergedel, aneka sate, dan aneka gorengan lain. Harga satu porsi sotonya sekitar Rp17.000 dan aneka gorengannya Rp2.000. Jika ingin ke tempat ini sebaiknya datang saat pagi hari karena pengunjungnya relatif lebih sedikit.

3. Soto Ayam Pak Darno

Jika berada di sekitar Mall Paragon atau Jalan Pemuda, saya rekomendasikan untuk mencicipi soto ayam Pak Darno yang lokasinya tak jauh dari tempat tersebut. Tepatnya berada di Jalan MH Thamrin No 88, Miroto, Semarang. Buka dari jam 6 pagi hingga jam 9 malam dan tetap buka saat hari libur panjang. 

Enaknya makan soto di tempat ini, porsinya tidak terlalu besar dan gorengannya pun lebih besar dibandingkan dengan tempat lain. Namun jangan pernah datang saat jam makan siang, soalnya bakalan penuh diisi oleh pengunjung berbaju kantor. 

4. Soto Bokoran 1949

Soto Bokoran Semarang

Soto Bokoran. Foto: Flickr/robbyaguswidj67

Sesuai namanya, soto Bokoran ini memang legendaris dan terkenal di Semarang. Konon sih dibuka tahun 1949 dan masih menggunakan resep asli mereka. Kuah soto yang kaya akan rempah-rempah ditambah dengan irisan daun bawang dan seledri tentu akan menggugah hawa nafsu untuk meronta. 

Jika di soto ayam Pak Darno lebih besar gorengannya, maka di tempat ini lebih besar satenya. Ditambah lagi kuah satenya ini juga sangat berasa kecap dan bumbunya. Jadi jangan ditanya lagi soal rasanya, ya! Soto Bokoran 1949 berlokasi di Jalan Plampitan No 55, Bangunharjo dan dekat dengan Kawasan Pecinan Semarang. 

5. Soto Selan

Cukup berjalan selama 5 menit saja dari Mall Paragon ke arah Jalan Depok sudah bisa merasakan salah satu soto yang enak di Semarang. Namanya warungnya adalah soto Selan yang dikelola langsung oleh pemiliknya. Saat datang ke tempat ini pengunjung akan merasa spesial karena disambut dan dilayani langsung oleh pemiliknya.

Buka dari jam 7 pagi hingga jam 2 siang karena porsi masaknya memang tidak terlalu banyak. Di tempat ini juga bisa menemukan sate yang unik yaitu sate saren, sate yang terbuat dari gumpalan darah hewan yang diolah dengan bumbu hingga rasanya sangat nikmat. 

6. Soto Ayam Pak No

Soto Pak No Semarang

Soto Pak No. Foto: TEMPO/Nita Dian

Rekomendasi soto yang enak di Semarang selanjutnya adalah Soto Pak No yang berlokasi di Jalan Kaligarang Raya dekat dengan Rumah Sakit Kariadi Semarang. Rasa sotonya memang tak jauh beda dengan soto Semarang yang lain, hanya saja porsinya lebih kecil. 

Untuk seukuran orang dewasa butuh setidaknya dua mangkok soto untuk sekali makan. Harga satu mangkok soto ayam Pak No ini dijual Rp8.000 dan aneka gorengannya adalah Rp1.000 saja. Penyajiannya memang sangat cepat, jadi tak perlu menunggu lama untuk menikmati sotonya. 

7. Soto Mbak Lin

Soto Mbak Lin Semarang

Soto Mbak Lin. Foto: TEMPO/Nita Dian

Ke Semarang tak lengkap rasanya jika tidak mencicipi soto Mbak Lin. Hampir setiap hari warung ini ramai dikunjungi oleh pelanggan. Jadi, untuk cari tempat duduknya pun agak susah dan harus bergantian dengan pengunjung lainnya. 

Rasa dari soto di sini memang agak berbeda dengan soto Semarang lainnya karena lebih berciri khas Kudus. Bumbu yang digunakan juga berbeda dengan soto pada umumnya, jadi daripada makin penasaran bisa langsung datang ke tempatnya.

Harga satu mangkok soto sekitar Rp10.000 saja dan untuk aneka sate memiliki harga berkisar Rp4.000 – Rp6.000. Soto Mbak Lin beralamat di Jalan Ki Mangunsarkoro No. 15, Semarang (Pujasera Ventura).

8. Soto Pak Wito

Sebenarnya soto ini memiliki banyak cabang yang tersebar di seluruh penjuru Semarang. Namun saya lebih merekomendasikan salah satu cabangnya yang berada di Jalan Hasanudin Raya. Bedanya apa? Menurut banyak pelanggan yang datang ke cabang soto ayam Pak Wito ini karena kuahnya lebih terasa. 

Tersedia dua pilihan soto di sini yaitu soto mangkok kecil dengan harga Rp8.000 dan mangkok besar dengan harga Rp10.000. Untuk satenya tersedia dua macam, yang sudah berbumbu kecap dan yang tidak berbumbu. Bagi pelanggan yang datang hanya perlu menyesuaikan saja sesuai keinginan.

9. Soto Ayam Mas Met

Terlihat dari luar memang biasa saja seperti warung soto pada umumnya. Namun di tempat ini menjadi salah satu langganan para bos-bos besar di Semarang. Tak hanya satu dua saja karena kebetulan saya sering menemani bos-bos tersebut makan di tempat ini. 

Padahal mereka tidak saling kenal tapi memiliki selera yang sama untuk mencicipi enaknya soto ayam Mas Met ini. Berbeda dengan warung soto lain, di tempat ini tersedia ayam bacem dan rempelo ati. Makin nikmat menikmati semangkok soto dengan lauk yang besar-besar. 

10. Soto Sapi Gajahmada

Rekomendasi terakhir ada di Jalan MH Thamrin No. 40, Semarang yaitu Soto Sapi Gajahmada. Menu andalannya adalah soto sapi dan lauk parunya. Rasanya memang memikat karena bumbunya benar-benar merasuk hingga ke dalam. Soto Sapi Gajahmada buka dari jam 6 pagi hingga 10 malam dan pada hari libur tetap buka seperti biasa. 

Itulah beberapa rekomendasi dari saya untuk merasakan sensasi nikmatnya soto Semarang yang enak dan bikin nagih. Tentunya masing-masing dari warung soto tersebut memiliki cita rasa dan keunikannya masing-masing. Jadi lebih baik datang langsung dan rasakan kenikmatannya sendiri, ya!


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage TelusuRI.
Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Nico Krisnanda seorang anak biasa yang punya mimpi besar, untuk tetap bernapas dan bisa membantu orang di sekitarnya menjadi tokoh-tokoh penting dunia!

Nico Krisnanda

Nico Krisnanda seorang anak biasa yang punya mimpi besar, untuk tetap bernapas dan bisa membantu orang di sekitarnya menjadi tokoh-tokoh penting dunia!
Artikel Terkait
Itinerary

Menelisik Sejarah di Lembah Tumpang

Itinerary

Film Balada Si Roy: Bukan Sekadar Bahan Nostalgia

Itinerary

Belajar Fotografi Bersama Arbain Rambey

ItineraryNusantarasa

Sehari Memanjakan Perut dengan Beragam Kuliner Khas Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *