Travelog

Mengenang Perjalanan ke Negeri di Atas Awan

Bertahan untuk selalu di rumah saja selama pandemi ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Berbagai kegiatan dialihkan menjadi daring, baik bekerja ataupun bersekolah, tanpa melakukan perjalanan ke luar rumah. Tulisan ini dibuat untuk mengenang kembali nikmatnya melakukan perjalanan dengan bebas tanpa adanya rasa takut dan waswas. Saat itu akhir Januari 2020. Libur semester di depan mata. Saya…
Read more
Pilihan EditorTravelog

Suatu Hari di Metta Vihara

Tulisan ini ingin menceritakan kepada pembaca semua tentang perjalanan saya mengenal Sang Buddha di tanah kelahiran saya, Kota Tegal. Semua dimulai dari sebuah pertemuan di Metta Vihara, Tegal. Sejujurnya, janji saya buat dengan sangat mendadak. Romo Ing Tjong baru…
Travelog

Kulineran di Semarang dalam 4 Jam

“Er, besok ke mana? Aku mau ke Semarang nih,” begitu bunyi pesan dari seorang temanku. “Free, ada acara apa ke Semarang? Tumben,” ujarku menanggapi balasan itu “Aku dari Solo. Besok cuma ada waktu sampe pukul 13.00 sebelum keretaku…
Pilihan EditorTravelog

Depok-Dieng: Berdua di atas Roda

Sekitar bulan September 2018, saya dan Hendra teman saya sepakat menstarter motor untuk melakukan perjalanan ke Dieng. Motor kami berplat B, sementara Dieng berplat AA. Kami sepakat untuk melintasi 359 km menuju Gunung Prau. “Sepakat,” setidaknya itulah bekal…
Travelog

Desa Banyuurip

Persiapan perjalanan kami ke sana dibumbui prasangka-prasangka negatif tentang tempat itu. Berbagai hal juga tak henti-henti mencoba menghapus semangat yang dengan susah payah kami bangun. Bagi saya sendiri yang sudah cukup lama tinggal di Semarang, pindah sementara ke…
Pilihan EditorTravelog

Menepi di Gunung Andong

Matahari tepat di atas kepala. Suhu 34°C Yogyakarta menimbulkan biasan pada jalan aspal Yogyakarta–Magelang. Saya hendak mendaki Gunung Andong bersama dua orang teman, Adi dan Yongki. Menurut rencana, saya akan menghampiri Peto—begitu saya biasa menyapa Adi—dan Yongki…
Travelog

Mencari Kesegaran di Taman Sidhandang

Cerita perjalanan saya dimulai pada Hari Raya Idul Fitri tahun 2018 kemarin ketika banyak sanak saudara sedang berkumpul. Seperti keluarga besar lainnya, di hari pertama kami melakukan tradisi sungkeman (bermaaf-maafan) kemudian mengunjungi rumah-rumah tetangga sekitar…