Itinerary

Bisa Ngomong 5 Hal Ini Pakai Bahasa Daerah Setempat, Perjalanan Bakal Lebih Seru

Dari kecil kita sudah diajarin kalau Indonesia dihuni oleh ratusan suku bangsa yang bicara dengan bahasa (atau dialek) yang berbeda. Kenyataannya memang begitu, Sob. Kalau nggak percaya, coba aja main ke provinsi tetangga.

Untungnya, kita punya bahasa pemersatu, yakni bahasa Indonesia. Jadi, setiap kali jalan-jalan kamu nggak perlu repot-repot menguasai bahasa daerah setempat supaya bisa survive di sana.

Tapi, supaya perjalananmu makin menyenangkan, nggak ada salahnya juga sih buat belajar sedikit-sedikit bahasa yang digunakan oleh orang di tempat-tempat yang kamu datangi, misalnya:

1. Apa kabar!

Ngomong “apa kabar” dalam bahasa Indonesia saja sebenarnya sudah cukup. Tapi, pas bilang “apa kabar” dalam bahasa daerah setempat, orang yang kamu ajak ngobrol pasti akan senang sekali. Bukan nggak mungkin mereka bakal ngira kamu beneran bisa bahasa itu dan langsung nyerocos panjang.

2. Permisi

Belajar mengucapkan “permisi” dalam bahasa daerah setempat juga penting banget, Sob. Soalnya, sewaktu-waktu kamu pasti bakalan berinteraksi dengan orang lain. Pas lewat di antara orang-orang yang lagi ngumpul, kamu mesti permisi. Waktu mau bertanya jalan, akan lebih sopan juga kalau kamu memulainya dengan bilang “permisi.”

3. Terima kasih

Pas traveling, kamu bakal sering dibantu sama orang lain. Kamu memang bisa aja secara simpel bilang “terima kasih.” Orang-orang di penjuru Indonesia pasti ngerti semua apa maksud “terima kasih.” Tapi, kalau kamu bilang “terima kasih” dalam bahasa lokal, lawan bicaramu pasti bakal merasa lebih dihargai.

4. Maaf

Tentu saja kamu mesti pandai-pandai jaga sikap supaya nggak bikin kesalahan di tempat-tempat yang kita jelajahi. Tapi, namanya manusia, kadang-kadang kita bisa khilaf dan menyinggung perasaan orang lain. Kalau sudah begitu, nggak ada alternatif selain minta maaf. Nah, permintaan maaf bakal lebih mengena kalau diucapkan dalam bahasa daerah setempat.

5. Sampai jumpa

Mengucapkan “sampai jumpa” dalam bahasa daerah setempat bakal bikin perpisahanmu dengan kenalan-kenalan baru di tempat itu jadi lebih dramatis dan nggak gampang dilupakan. Melihat kamu yang bela-belain belajar sepotong bahasa daerah, mereka bakal merasa bahwa kamu benar-benar menikmati momen-momen yang kamu habiskan bersama mereka di sana.

Tapi, kalau mau bilang “apa kabar,” “permisi,” “terima kasih,” “maaf,” dan “sampai jumpa” pakai bahasa daerah, kamu mesti cari tahu juga mana ekspresi yang paling sopan untuk lawan bicaramu. Soalnya, tiap daerah di Indonesia punya cara yang berbeda dalam mengekspresikan rasa hormatnya pada orang lain.


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage TelusuRI.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
ItineraryNusantarasa

Berburu Kuliner Bersejarah Khas Salatiga (1)

ItineraryNusantarasaPilihan Editor

Nasi Jangkrik, Kuliner Warisan Sunan Kudus

ItineraryPerjalanan Lestari

Ngeteh Sore di Artani, Toko Curah Ramah Lingkungan Pertama di Makassar

Itinerary

Gunung Bantur dalam Bingkai Kintamani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.