Events

Menjelajahi Bunyi di Jagongan Wagen Edisi November 2018

Menurut kamu, apa yang membedakan suara dan musik? Lantas, kemudian, apa yang membuat suara tertentu jadi sinyal (yang diharapkan) dan lainnya menjadi noise (gangguan) yang tidak diharapkan?

Terus, sebagai apa kita klasifikasikan suara-suara dalam tubuh, misalnya denging statis dalam telinga, kemeretak tulang, atau denyut nadi yang samar-samar namun memiliki fungsi yang teramat vital?

Kalau kamu belum bisa jawab pertanyaan itu, barangkali nggak ada salahnya buat mampir ke Padepokan Seni Bagong Kussudiardja, Bantul, hari Sabtu, 24 November 2018 nanti untuk menyaksikan pertunjukan Jagongan Wagen edisi November 2018. Kita akan merenungkan pertanyaan di atas sama-sama.

Menjelajahi bunyi di Jagongan Wagen edisi November 2018

Pertunjukan kali ini akan menampilkan karya seorang komposer asal Padang Panjang, Sumatera Barat, yakni Indra Arifin, penerima Hibah PSBK 2018. Melalui karya berjudul Sua Suara, Indra Arifin akan membawa kita menjelajahi gelombang bunyi, melakukan ekskursi mandiri, dan merenungkan apakah tabir antara kebisingan dan keindahan itu benar-benar ada.

Alih-alih sekadar menghadirkan suara-suara yang dalam konstruksi peradaban dianggap sebagai alunan yang indah, Sua Suara akan mempersembahkan suara-suara yang kerap diabaikan namun sebenarnya dekat dengan kita. Sang seniman akan berusaha untuk keluar dari pakem-pakem yang disepakati lewat konvensi untuk kembali pada hakikat bunyi.

jagongan wagen edisi november 2018

Poster Jagongan Wagen edisi November 2018/PSBK

Jadi, siap-siap saja untuk mendengarkan sesuatu yang baru yang mungkin belum familiar dalam pendengaran kamu.

Menariknya, Indra Arifin takkan menampilkan karya bernuansa elektro akustik itu sendirian. Dalam Jagongan Wagen edisi November 2018, Indra Arifin akan berkolaborasi dengan dua seniman lain, yakni Rahmat Kurniawan dan Yolanda Reliansyah.

Kalau kamu penasaran dengan pertunjukan ini, jangan ragu-ragu buat mampir ke Padepokan Seni Bagong Kussudiardja di Ds. Kembaran RT 04-05, Tamantirto, Kasihan, Bantul, D.I. Yogyakarta, Sabtu, 24 November 2018 nanti. Untuk menyaksikan acara ini, kamu nggak akan dipungut biaya alias gratis.


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
Events

PSBK Art Week: Kolaborasi Indonesia – Belanda dalam Presentasi Tari Kolaboratif ‘Tjampoer’

Events

Serba-Serbi Perayaan Hari Jadi Luwu

Events

Ayo Tebus Jejak Karbon Perjalanan Kamu bersama #TravelCooler

Events

Melihat Pameran Lukisan Self Matter di Galeri Raos

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.