Itinerary

Indah Saja Nggak Cukup Buat Bikin 8 Danau Ini Jadi Terkenal

Semua mungkin sudah pernah dengar nama-nama danau tenar seperti Toba, Singkarak, Gunung Tujuh, atau Tondano. Tapi mungkin hanya sedikit di antara kamu yang pernah dengar 8 nama danau nggak terkenal ini.

1. Danau Yamor di Kabupaten Kaimana, Papua Barat

danau nggak terkenal

Suasana pagi di Danau Yamor via SkyGrapher.id/Renol Bomel

Nama Danau Yamor mungkin baru sekali ini kamu dengar—memang ini danau nggak terkenal. Letaknya di Kabupaten Kaimana, Papua Barat. Sekilas, Danau Yamor ini mirip Rawa Pening di Jawa Tengah karena sama-sama jadi habitat eceng gondok.

Menurut hasil penelitian LIPI tahun 2015 lalu, di Danau Yamor ditemukan 29 jenis burung. Uniknya, ekspedisi LIPI itu juga mendapati bahwa di areal Danau Yamor ada burung migran dari Australia. Di sana juga ada burung camar laut dan dua jenis burung beo asli Papua. Cocok nih buat birdwatching.

2. Danau Uter di Kabupaten Maybrat, Papua Barat

danau nggak terkenal

Birunya Danau Uter via SkyGrapher.id/Dian Nugraha

Terletak di bentang alam karst, wajar sana Danau Uter dikaruniai air yang jernih. Saking jernihnya, kamu bisa melihat bayangan sampan di dasar danau! Bahkan, ada yang berani bilang kalau ini adalah danau terjernih di Indonesia.

Kalau kamu dari Sorong, perlu waktu sekitar lima jam buat mencapai danau nggak terkenal ini. Tapi kalau kamu naik pesawat ke Bandara Kambuaya di Kabupaten Maybrat, kamu cuma perlu melakukan perjalanan sekitar satu jam via darat buat menuju ke danau ini.

3. Danau Framu di Kabupaten Maybrat, Papua Barat

danau nggak terkenal

Tampak atas, Danau Framu seperti simbol cinta via SkyGrapher.id/Dian Nugraha

Sama-sama terletak di Kabupaten Maybrat, Danau Framu juga jernih kayak Danau Uter. Hutan sekitar danau ini juga masih asri. Nongkrong sambil menghirup udara segar dan menikmati keindahan Danau Framu bakal jadi salah satu pengalaman yang nggak bakal bisa kamu lupakan dalam hidupmu.

Tapi kalau nggak betah cuma duduk-duduk doang, kamu juga bisa berenang di Danau Framu yang bahkan lebih jernih dari kolam. Seru banget.

4. Danau Tolire Atas dan Danau Tolire Bawah di Ternate, Maluku Utara

danau nggak terkenal

Tolire yang misterius via SkyGrapher.id/Ismail Abd. Muttalib

Di kaki Gunung Gamalama, ada dua danau yang tampak misterius, yakni Tolire Besar dan Tolire Kecil. Airnya pekat seolah-olah tanpa dasar. Penduduk setempat malah percaya kalau dasar dari salah satu danau itu, yakni Tolire Besar, terhubung dengan samudra. Entahlah.

Kabar baiknya, kedua danau nggak terkenal ini berada nggak terlalu jauh dari pusat kota Ternate. Kalau berkendara cuma perlu waktu sekitar 10 menit. Kamu bisa nyewa mobil atau motor. Jangan lupa juga buat mampir di objek-objek wisata yang berada di jalan menuju Danau Tolire, seperti lokasi persemayaman terakhir sultan legendaris Ternate—Sultan Baabullah.

5. Danau Ngade di Ternate, Maluku Utara

danau nggak terkenal

Seperti “infinity pool,” Danau Ngade berbatasan langsung dengan samudra via SkyGrapher.id/Opan Jacky

Dilihat dari jauh, Danau Ngade mirip infinity pool di resor-resor mahal. Dari danau ini kamu bisa lihat laut, karena posisinya memang dekat banget sama laut. Anehnya, meskipun nggak seberapa jauh dari samudra, ini danau airnya tawar.

Selain nambah koleksi foto di Instagram, kamu juga bisa memadamkan kelaparan di Danau Ngade. Di pinggir sungai ada warung-warung yang menjajakan makanan-makanan olahan ikan air tawar. Bahkan, ada juga restoran terapung di sana. Seru, ‘kan?

6. Danau Paisu Pok di Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah

danau nggak terkenal

Danau “Kaca” Paisu Pok via SkyGrapher.id/Hendro Farezi

Datang pagi-pagi sebelum ada orang lain yang ke sini bakal ngasih kamu sensasi seperti berada di pinggir meja raksasa berlapis resin. Jernihnya memang mintan ampun. (“Ampun!”) Dari permukaan, kamu bakal bisa melihat segala yang ada di dasar danau nggak terkenal ini, termasuk rumput-rumput yang memantulkan warna hitam.

Dari rumput-rumput “menghitam” inilah nama Danau Paisu Pok muncul. Paisu pok berarti “air hitam.” Dari pusat kota, buat ke Paisu Pok, pertama kamu mesti naik kendaraan selama 2,5 sampai 1 jam sampai ke Desa Luk Panenteng di Kecamatan Bulagi Utara, lalu mesti lanjut jalan kaki lewat trek nanjak selama 5-10 menit.

7. Danau Kastoba di Pulau Bawean, Jawa Timur

danau nggak terkenal

Kastoba yang dikelilingi hutan belantara via SkyGrapher.id/Fahrezal Amaludin

Kalau mau ke sini, pastikan indera keenam kamu nggak bekerja. Kenapa? Soalnya danau nggak terkenal ini masih kental dengan suasana mistis, banyak cerita yang beredar tentangnya. Bahkan, katanya air danau ini bikin awat muda.

Danau ini berada di Desa Paroman, Pulau Bawean. Dari Dermaga Sangkapura, kamu cuma perlu berkendara selama sekitar 1,5 jam buat ke sana. Karena Danau ini letaknya di bukit, kamu mesti trekking sejauh satu kilometer. Nggak lama-lama amat, kok. Cuma sekitar 25 menit.

8. Danau Mini di Bukit Kapur Jaddih, Bangkalan, Madura, Jawa Timur

danau nggak terkenal

Uniknya Danau Mini di Bukit Kapur Jaddih via SkyGrapher.id/Ade Wicaksono

Di bukit kapur jaddih, Bangkalan, Madura, ada sebuah kawasan bernama Bukit Kapur Jaddih. Kamu bisa tebak sendiri namanya kalau ini adalah … sebuah kawasan bukit kapur. Nuansa warnanya—tentu saja—putih.

Nah, di areal ini juga ada danau mini berwarna toska yang warnanya kontras banget sama putihnya Bukit Kapur Jaddih. Sayangnya, danau-danau seperti ini lebih enak buat dilihat ketimbang buat direnangi.

Gimana? Indah-indah ‘kan 8 danau nggak terkenal di atas?


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Related posts
#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Tips Bikin Bujet Traveling ala Dayu Hatmanti

#dirumahajaItinerary

Sahabat Perjalananmu X TelusuRI: Ngobrolin Fotografi Perjalanan bareng Ingga Suwandana

#dirumahajaItinerary

Tuliskan Perjalananmu, Mumpung Lagi di Rumah Aja

#dirumahajaItinerary

Bincang-bincang Dampak COVID-19 pada Industri Pariwisata bareng Womentourism.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *