Itinerary

Gempa Bumi, Lakukan 6 Hal yang Disarankan BNPB Berikut!

Indonesia lagi bersedih. Dalam beberapa hari saja, wilayah Nusa Tenggara Barat dilanda beberapa kali gempa besar. Masih belum keluar angka pasti mengenai korban maupun kerugian materil dari gempa di Lombok dan sekitarnya itu.

Tapi fenomena alam—yang jika berdampak pada manusia akan menjadi bencana—seperti gempa bumi memang kadangkala menghampiri manusia secara tak terduga. Lagi asyik-asyik liburan, tahu-tahu ada gempa. Wajar saja kalau semuanya panik.

Tapi kamu nggak perlu khawatir. Dalam akun Instagramnya, BNPB sudah bikin infografik langkah-langkah yang bisa kamu lakukan kalau terjadi gempa bumi. Nih, TelusuRI sarikan buat kamu:

1. Kalau kamu lagi dalam bangunan cari tempat berlindung terlebih dahulu, setelah dirasa aman segera lari keluar

Karena guncangannya bakal terasa selama beberapa saat, hal pertama yang kamu lakukan adalah mencari tempat berlindung terdekat. Cari meja buat melindungi dirimu dari benda-benda yang mungkin menimpa—atau berdiri di bawah pintu. Kalau ada helm atau bantal, gunakan. Setelah kamu merasa situasi sudah aman, bergegaslah lari ke luar.

gempa bumi

Ilustrasi bangunan via pexels.com/Fancycrave.com

2. Pastikan kamu meninggalkan ruangan dalam keadaan aman

Kalau pas gempa bumi kamu lagi masak, segera matikan kompor. Selain itu kamu juga mesti mencabut dan mematikan semua peralatan yang menggunakan listrik buat mencegah terjadinya hal-hal yang nggak diinginkan, misalnya kebakaran.

3. Jangan gunakan lift kalau guncangan masih terasa

Lift memang lebih cepat. Tapi kalau sedang gempa bumi, moda transportasi vertikal itu nggak begitu aman. (Kalau kamu sudah telanjur berada dalam lift, pencet semua tombol atau gunakan interphone buat manggil pengelola ruangan.) “Terus saya turun pakai apa?” Cari tangga darurat yang biasanya ada di pojok-pojok gedung.

4. Tetap lindungi kepala dan segera ke lapangan terbuka

Dalam perjalanan turun dan menuju lapangan terbuka (titik kumpul), kamu mesti selalu waspada menghindari pecahan kaca, genteng, atau material lain. Tetap lindungi kepala kamu. Jangan berdiri dekat tiang, pohon, sumber listrik, atau gedung yang mungkin saja bakal roboh.

5. Ikuti instruksi dari petugas berwenang

Pas di titik kumpul, kamu mesti terus memantau situasi. Ikuti instruksi dari petugas berwenang yang ada di sana. Kalau kamu punya alat komunikasi darurat seperti radio, kamu bisa juga mantau situasi dari sana. Dengan selalu mantau situasi, kamu bisa menghindari dirimu dan orang-orang di sekitar dari kepanikan akibat informasi yang simpang siur.

6. Tetap waspada sama gempa bumi susulan

Pas kamu sudah di tempat kumpul, tetap waspada sama gempa bumi susulan. Berdirilah di tempat terbuka jauh dari gedung, instalasi listrik, dan air. Kalau di sekitarmu tebing, hindari daerah yang rawan longsor.

Kalau pascabencana kamu masih dalam gedung, segera lari ke luar, tapi tetap waspada sama reruntuhan atau benda-benda lain yang mungkin bisa jatuh. Jika masih dalam mobil, berhenti dulu tapi jangangan keluar. Hindari berdiri di bawah atau di atas jembatan atau rambu-rambu lalu-lintas.

Semoga membantu, Sob! Tetap waspada, ya!


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage kami.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
Itinerary

Jalan-jalan ke Curug Cipamingkis, Bogor

Itinerary

Cerita dari Kampung Adat Kuta, Ciamis

Itinerary

Tempat-Tempat yang 'Hilang' di Indonesia

Itinerary

5 Kedai Kopi Legendaris di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.