Itinerary

Kawah Putih Tinggi Raja atau Disebut Juga Salju Panas

Kawah Putih Tinggi Raja sering juga disebut salju panas oleh warga sekitar. Objek wisata ini merupakan sebuah kawah belerang yang terletak dalam kawasan cagar alam di Kecamatan Silau Kahen, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara.

Menurut legenda yang dipercaya masyarakat sekitar kawah, dahulu terdapat seorang raja yang memiliki orangtua yang sudah renta. Seperti biasan, sang raja selalu mengirim makanan pada orangtuanya. Suatu hari sang raja akan mengirim makanan yang lezat untuk orang tuanya. Ia pun memerintahkan seorang petani aren yang kebetulan rumahnya berdekatan dengan rumah orangtuanya.

Endapan belerang di Kawah Putih Tinggi Raja/Pachrur Huda

Dalam perjalanan sang petani merasa sangat lapar dan dengan lancang memakan makanan titipan sang raja. Akhirnya, yang tinggal hanya tulang belulang sisa makanan. Begitu sisa makanan itu diberikan pada orangtua raja, seketika itu juga ia murka dan merasa terhina atas kiriman raja yang hanya berupa sisa nasi dan tulang belulang itu.

Menurut legenda, Kawah Putih Tinggi Raja bermula dari air panas yang tumpah

Maka orangtua sang raja memanggil anak-anaknya untuk diminta membuat pesta. Ketika pesta, terjadi sebuah insiden di mana air panas yang sudah dimasak oleh sang orangtua raja tumpah dan meluas membanjiri areal pemukiman tersebut. Dan daerah yang dibanjiri air panas inilah yang sekarang menjadi subuah kawah panas yang dikenal dengan nama Kawah Putih Tinggi Raja.

kawah putih

Pemandangan indah Kawah Putih Tinggi Raja/Pachrur Huda

Kawah Putih Tinggi Raja dapat dicapai dengan berkendara sejauh 95 kilometer dari Kota Medan. Jalan ke sana akan melalui medan yang naik turun dan berliku melewati hutan cagar alam. Terkadang kita harus melewati jalan penuh batu. Namun begitu kamu tiba di sana, kamu akan disuguhi pemandangan yang sangat indah. Air yang berwarna biru jernih dan batu-batu belerang yang membentuk air terjun kecil akan memanjakan matamu.


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage TelusuRI.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *