Mencari Indonesia: Petualangan, Ombak, Dukun
Interval

Mencari Indonesia: Petualangan, Ombak, Dukun

Kita sebenarnya tak pernah mencari buku. Buku-buku yang menemukan pembacanya. Dengan itu, saya bertemu tiga buku. “Unlikely Destinations” (Tony dan Maureen Wheeler) mendapati saya di Periplus Lotte Shopping Avenue kala saya bosan menunggu kawan yang tak kunjung datang. “Barbarian Days” (William Finnegan) mendatangi saya…
Apa Rasanya Menjadi “Lokal"?
Interval

Apa Rasanya Menjadi “Lokal"?

Oktober 2018. Saya baru beberapa hari kembali ke rumah di Depok, setelah dua tahun merantau ke luar negara untuk sekolah. Suatu siang, saya sedang duduk-duduk di teras ketika mengamati ojek online berseliweran beberapa kali di depan rumah. Realitas ini tak kerap terjadi bertahun-tahun lalu. Perumahan tempat saya tinggal relatif…
Perjalanan: Menemukan Bhinneka, Memperbarui Keindonesiaan
Interval

Perjalanan: Menemukan Bhinneka, Memperbarui Keindonesiaan

“The real voyage of discovery consists not in seeking new landscapes, but in having new eyes.” —Marcel Proust Di sekolah dasar, seperti anak-anak Indonesia lain, saya diajar dan belajar tentang Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda-beda tapi tetap satu. Falsafah itu menempel terus di kepala hingga dewasa. Pastinya saya tak…
Ombak dan Hal-Hal yang (Tak) Diceritakan
Interval

Ombak dan Hal-Hal yang (Tak) Diceritakan

Tesis sebenarnya omong kosong? Saya bertanya, pada suatu pagi yang mendung di Mappadegat. Mungkin iya, mungkin tidak. Sebenarnya kita tak perlu selalu menjawab. “To respond, not to answer per se,” kata Meghann. Maka, pertanyaan sebenarnya bukanlah antonim untuk jawaban. Yang ditanya, tak perlu terjawab. Tapi setidaknya ada…