Itinerary

Memasak Ragam Makanan Khas Batak Toba di Rumah

Desember 2019. Libur akhir tahun tiba! Kali ini, keluarga dari dari Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara akan berkunjung ke rumah. Hal yang paling saya nantikan adalah mencicipi ragam masakan khas Batak yang dibuat langsung oleh nenek. Momen ini begitu saya tunggu karena hanya setahun sekali saja nenek datang ke rumah.

Ketika mereka tiba, saya sudah mengantongi jatah cuti supaya bisa “we time” dan menemani nenek masak di dapur. Lumayan lah, hitung-hitung sekalian belajar memasak dan mendapat resep baru. Saking berharganya, resep tersebut saya tuliskan pada catatan khusus. 

Nenek membawakan saya banyak sekali oleh-oleh. Ada macam-macam lho, mulai dari aneka kue hingga ikan segar yang ditangkap langsung dari Danau Toba. Katanya, kalau mau masak makanan khas Batak harus jeli agar cita rasa tetap terjaga. Mungkin inilah yang bikin masakan Batak beda rasanya dengan masakan daerah lain ya.

Selain itu, nenek juga membawa bumbu andaliman atau disebut merica Batak. Sebab, ada beberapa jenis makanan yang mengharuskan bumbu ini ada dan tidak dapat digantikan oleh bumbu lain. Oh iya, seingat saya aroma jeruk yang dimiliki oleh andaliman bisa menimbulkan sensasi keluh atau mati rasa di lidah. Gak percaya? Ayo cobain! 

Mengetahui nenek akan tinggal di sini selama dua minggu, saya pun bergegas menyusun deretan makanan khas Batak Toba yang harus saya dan keluarga rasakan. Oke, saya akan ceritakan macam-macam kuliner Batak yang gak boleh dilewatkan dan dapat menggugah selera kami sekeluarga. Check it out!

Memasak ikan arsik

ikan arsik

Makanan Ikan Arsik Khas Tapanuli di restoran Rempah-Rempah/Wisnu Agung Prasetyo (TEMPO)

Agenda pertama adalah memasak Ikan Arsik, supaya ikan yang dibawa nenek bisa langsung diproses. Sebenarnya ikan arsik ini sama seperti jenis ikan lainnya, yang membedakannya hanya bumbu khas yang ditambahkan yaitu andaliman atau sejenis rempah untuk menciptakan rasa pedas. Tak lupa juga nenek menambahkan asam cikala, lengkuas, daun serai dan komposisi lainnya. Bumbu tersebut akan dioleskan pada tubuh ikan dan dimasak hingga mengering. 

Umumnya, masakan ini dibuat dengan menggunakan bahan dasar ikan mas, tapi terkadang ada juga yang menggunakan ikan laut lainnya seperti kembung, kakap dan daging yang dapat dijadikan bahan arsik. 

Manuk napinadar

Manuk napinadar

Manuk napinadar/JuztAlfred (Flickr)

Di hari berikutnya, tepat di Hari Natal, kami memasak manuk napinadar. Menu ini yang paling unik karena kita menggunakan darah daging ayam sebagai bumbu utama untuk menambah rasa gurih. Sebelum memasak, kami sudah menyiapkan ayam segar yang akan dibakar dan ditambahkan pula bumbu khas dan satu diantaranya adalah andaliman serta cabai. Mau tahu rasanya? Beuh endeuus!

Hmmm.. setelah manuk napinadar udah jadi. Kurang lengkap rasanya kalau gak masak makanan yang berkuah. Sebab, saya mulai “kode-kode” dan nenek pun berinisiatif memasak saksang. 

Saksang, “si legendaris dari tanah Batak”

Saksang

Saksang/Billy Susanto (Flickr)

Nah, saksang telah dikenal sebagai “Si Legendaris dari Tanah Batak” yang bumbunya sangat mirip dengan hidangan napinadar karena proses memasaknya pun dicampur dengan darah daging itu sendiri. Oh iya, bagi kamu yang senang makan daging babi dibandingkan lemak, maka saksang adalah jawabannya. Berarti, kamu satu tim dengan kami yang memang pencinta babi.

Biasanya, saya menemukan saksang kalau sedang dalam acara-acara adat atau prosesi pernikahan adat Batak. Saya pun baru tahu ciri utama saksang adalah aromanya yang harum dengan rasa pedas karena diberi bumbu andaliman, bawang merah & putih, jahe, lengkuas, serai, kunyit, cabe merah, daun jeruk, ketumbar, cabe rawit dan garam yang digiling dan dihaluskan. Bumbu ini ditumis hingga tercium aroma harum dan dicampur dengan daging babi. Wah, saya udah mulai hafal resep-resepnya!

Mie gomak

Mie Gomak

Mie gomak/Andriani M. Simamora (Flickr)

Di hari ketiga, saya dan nenek masih senang di dapur dan mencari-cari kuliner yang mau dimasak. Eitsss.. nemu deh! Italia boleh punya spaghetti, kita di Indonesia punya mie gomak sebagai masakan khas daerah tanah Batak Toba.

Lagi-lagi, bumbu andaliman membuat mie ini punya rasa yang sangat enak! Apalagi pas makan mie gomak saat suasana hujan deras. Duh, nikmat banget!

Sambil menyantap mie ini, kami bercerita bagaimana proses membuat mie gomak yaitu dengan menyiapkan mie lidi atau mie besar, lalu direbus. Kemudian, mie disiram kuah santan yang ditaburi andaliman. Supaya lebih nikmat, beri juga sambal untuk menambah selera makan.

Menyantap Tuktuk

Sambal Tuktuk

Sambal Tuktuk di Resto Tapsel (Tapanuli Selatan)/Yosep Arkian (TEMPO)

Hari silih berganti, nggak berasa sudah hampir dua minggu nenek tinggal di rumah. Sebelum nenek pulang ke Samosir, ia membuatkan sambal tuktuk atau dikenal sambal khas Tapanuli, Sumatera Utara.

Walaupun sudah berumur 70 tahun, kakek masih ingat resep turun-temurun dan selalu berhasil membuat sambal yang nikmat ini. Ditambah, aromanya yang harum dan membuat nafsu makan semakin naik. 

Ngomong-ngomong, sambal tuktuk ini dicampur dengan ikan aso-aso atau sejenis ikan kembung yang telah dikeringkan. Tapi, kalau ikan kembung tidak ditemukan, ikan teri tawar juga bisa sebagai pengganti ikan tersebut. Tentu, yang membuat beda sambal ini karena adanya andaliman dan memang inilah yang membuat makanan batak memiliki ciri khas tersendiri. 

Akhirnya, semua keinginan telah terpenuhi, segala kerinduan saya akan makanan di kota kelahiran kini terobati. Walaupun, masih banyak aneka kue yang nenek dan kakek buat dan tidak saya tuliskan di sini.

Semua makanan khas di atas sudah menjadi gambaran makanan khas Batak paling populer dan kuliner wajib banget kamu coba kalau berkunjung ke kabupaten Samosir, Sumatera Utara. 


Kenali Indonesiamu lebih dekat melalui Instagram dan Facebook Fanpage TelusuRI.

Tertarik buat berbagi cerita? Ayo kirim tulisanmu.

Artikel Terkait
Itinerary

Menelisik Sejarah di Lembah Tumpang

Itinerary

Film Balada Si Roy: Bukan Sekadar Bahan Nostalgia

Itinerary

Belajar Fotografi Bersama Arbain Rambey

ItineraryNusantarasa

Sehari Memanjakan Perut dengan Beragam Kuliner Khas Sulawesi Selatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *