Itinerary

Cantiknya Air Laut Warna Toska di Pantai Bukambero, Sumba

Menjelajah Pulau Bali dan Lombok serta menyusuri beraneka pantainya sudah pernah saya lakukan. Karena itu, saya menyimpan rasa penasaran untuk bisa melihat pesona pantai di pulau-pulau lain yang ada di Indonesia. Pulau Sumba yang terletak di Provinsi Nusa Tenggara Timur, menjadi tujuan wisata yang jadi incaran saya bersama dua sahabat saya di kampus, yaitu, Irna dan Rani untuk mengisi waktu saat liburan kuliah.

Sudah lama saya mendengar kisah teman-teman saya yang berkunjung ke Sumba, dan rasanya benar-benar ingin menyaksikannya langsung dengan mata kepala sendiri. Bersama dua sahabat saya itu, kami pun mulai menyusun rencana untuk petualangan kami ke Pulau Sumba.

Dari Jakarta menuju Sumba kami perlu membeli tiket pesawat menuju Bandara Tambolaka. Kami pun memilih untuk menginap di hotel yang masih berlokasi di dekat bandara, agar nanti ketika pulang kembali ke Jakarta, kami tidak makan waktu terlalu lama di jalan saat berangkat dari penginapan menuju bandara.

Kami memilih hotel yang cukup sederhana tapi nyaman dengan harga cukup terjangkau, yaitu di kisaran harga Rp300 ribuan. Dari bandara hanya butuh waktu sekitar 5 menit jika naik mobil dan 15 menit jika jalan kaki. Sangat strategis!

Sebelum ke Sumba, kami sudah terlebih dahulu menyusun itinerary agar waktu kami menjelajah pesona Sumba jadi lebih efektif. Wilayah yang akan kami kunjungi adalah beragam pantai di daerah Kecamatan Kodi Utara, Kabupaten Sumba Barat Daya. Masing-masing jarak antara satu pantai dengan pantai lainnya tidak terlalu jauh. Cocok sekali untuk kami bertiga yang memang punya jiwa petualang ini.

Ada banyak sekali tempat wisata yang layak untuk dikunjungi di daerah Kodi Utara ini, mulai dari Laguna Weekuri, Pantai Mandorak, Pantai Karoso, Pantai Bukambero, Pantai Karakat Indah, dan Pantai Waikuri.

Menuju Pantai Bukambero

Pantai pertama yang akan kami kunjungi adalah Pantai Bukambero. Nama Bukambero yang menjadi nama pantai ini diambil dari nama desa yang menjadi lokasi tempatnya berada, yaitu Desa Bukambero. Dengan mobil, dari penginapan menuju Pantai Bukambero hanya menghabiskan waktu sekitar 30 sampai 45 menit. Jadi, tidak capek di perjalanan.

Jalan menuju Pantai Bukambero bisa dibilang cukup mudah, karena jalanannya rata, rapi dan beraturan. Sepanjang jalan menuju ke sana, terutama mendekati pantai, kita akan melihat hamparan tanah lapang yang luas dengan barisan pepohonan.

Pantai dengan Air Laut Warna Toska yang Cantik

Sesampainya di sana, kami disambut pemandangan air laut dengan warna biru yang sedikit kehijau-hijauan atau toska. Gradasinya juga cantik sekali, di bagian tepi yang paling dekat dengan bibir pantai warnanya hijau muda terang, dan jernih sekali ketika kaki kami menyentuh airnya. Sementara itu, semakin jauh dari area pantai, warna birunya semakin gelap. Mata rasanya segar sekali melihat paduan warna yang elok itu.

Membidik Sunset dari Atas Tebing Pantai

Desa Kodi, Sumba Barat Daya

Pantai Bukambero dikelilingi juga oleh tebing-tebing tinggi yang menambah pesona alaminya. Garis-garis yang terdapat pada tebingnya bercorak dramatis. Memotret sunset dengan latar tebing memberikan hasil foto yang keren, lho!

Pesona alam yang ditonjolkan melalui tebing di pantai ini tentu tidak kami abaikan begitu saja. Selain memotret pantai dengan ombaknya, kami juga memotret tebing. Dengan semua pesona yang dimilikinya, tidak heran kalau Pantai Bukambero menjadi salah satu pantai terbaik di Pulau Sumba terutama di wilayah Sumba Barat Daya.

Jangan lupa untuk tetap menjaga lingkungan ketika berwisata ke pantai Bukambero. Jadilah wisatawan yang bertanggung jawab dengan tidak membuang sampah sembarangan. Jika memang sulit menemukan tempat sampah, kita bisa menyimpan sampah di tas kita untuk nantinya dibuang di tempat sampah yang ditemukan di jalan atau di penginapan.

Hindari juga mengunjungi Pantai Bukambero pada saat musim hujan, apalagi jika hujannya disertai dengan angin kencang. Sebaiknya kunjungi pantai saat musim kemarau atau saat cuaca sedang cerah sehingga pesonanya akan semakin menonjol, dan kita juga bisa lebih leluasa bermain air. Tapi, jangan lupa pakai tabir surya, ya, agar kulit tidak terbakar, dan juga sunglasses, karena jika sedang cerah, matahari di Pantai Bukambero cukup menyilaukan mata.

Wisata Lain di Sekitar Pantai Bukambero

Tidak jauh dari Pantai Bukambero terdapat Pantai Karakat Indah. Pantai ini masih berada di Desa yang sama yaitu Desa Bukambero. Di pantai Karakat Indah terdapat juga fishing center atau pusat pemancingan. Selain Pantai Karakat Indah, wisata lain di sekitar Pantai Bukambero adalah Pantai Humma dan Karang Andas.

Mencicipi Makanan Khas Sumba Sepulang dari Pantai Bukambero

Di perjalanan pulang menuju penginapan, kami melalui sebuah restoran yang menyajikan makanan khas Sumba yang terletak di Jl. Lukas Dairo Bili. Kami menyempatkan mampir karena sudah lumayan lapar setelah bermain air di Pantai Bukambero. Kami pun mencoba mencicipi menu daun ubi tumbuk atau yang disebut Ro’o Luwa serta ayam rebus kodi dan ayam rebus wewewa.

Selain menyediakan makanan khas Sumba Barat Daya, di restoran ini juga terdapat pusat oleh-oleh Sumba, yang menjual kain tenun dan aksesoris khas Sumba yang cantik. Setelah puas makan dan belanja kami melanjutkan perjalanan pulang ke hotel untuk istirahat.

Tuntas sudah perjalanan wisata kami di hari pertama. Masih ada tiga hari lagi kami di Sumba dan tentunya sudah tidak sabar mengunjungi wisata lainnya yang sudah kami rencanakan bersama. 

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
ItineraryNusantarasa

Sepiring Hidangan yang Tak Biasa

Itinerary

5 Tips Memilih Tempat Makan di Destinasi Wisata

Itinerary

Mengenal Desa Boti, Nusa Tenggara Timur

Itinerary

6 Destinasi Ekowisata di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *