Itinerary

Mencicipi Mie Ayam “Hot Plate” di Warung Mie Ayam Pak Bambung Yogyakarta

Kayaknya hampir semua orang Indonesia tahu mie ayam. Tapi gimana dengan mie ayam goreng, mie ayam bakar, atau mie ayam hot plate? Belum familiar sama kuliner-kuliner itu ‘kan? Nah, di Jogja ada sebuah warung mie ayam yang menyajikan makanan-makanan di atas. Nama warungnya Mie Ayam Pak Bambung. Warung yang letaknya di sebelah utara SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (baratnya Hotel Tentrem) itu…
Read more
Itinerary

Berani Coba Indomie Geprek Sinyo Level Bunuh Diri?

Mendengar kata geprek mungkin sebagian kamu bisa langsung nebak: “Pedes, ya?” Tapi, Indomie kok digeprek? Gimana cara nggepreknya? Kalau digeprek sama cabe bukannya mienya bakalan hancur? Mengulek cabe/masclink_kulineran Tidak! Tidak! Indomie Geprek Sinyo bukan kayak…
Itinerary

Takjilan di Kampoeng Ramadhan Jogokariyan

Warga Jogja pasti sudah nggak asing lagi sama Kampoeng Ramadhan Jogokariyan. Hampir setiap hari selama bulan Ramadan, Jalan Jogokaryan selalu dipenuhi pengunjung. Lho, kenapa? Karena ada banyak sekali jajanan untuk berbuka puasa di sana. Pokoknya, dari ujung ke ujung, isinya…
Itinerary

Es Badeg, Minuman Segar Mirip Legen

Nama es badeg yang populer di daerah Banyumasan ini mungkin masih terdengar asing di telinga kamu. Minuman ini memang kalah tenar dibandingkan minuman-minuman tradisional lain. Badeg sendiri terbuat dari hasil sadapan bunga kelapa. Hasil sadapan itu kemudian disimpan dalam…
Itinerary

Menikmati Kuliner "Ndeso" di "Geblek Pari" Nanggulan

Geblek Pari bukanlah umpatan—atau spesies ikan—melainkan tempat makan. Frasa itu diambil dari dua kata, yakni… geblek dan pari. Kata pertama, geblek, adalah sebuah makanan khas Kulon Progo, sementara kata pari berarti padi. Karena tempat makan ini berada di Kulon…
Itinerary

"Kentuku Urap Bu Rachma" Yogyakarta, Udah Pernah Coba?

Hati-hati dalam mengeja kata kentuku yang bunyinya agak-agak menjurus. Yang ini maksudnya bukan kata saru itu. Meskipun kata yang satu ini juga berasal dari bahasa Jawa, tapi artinya beda. Ken berarti disuruh, tuku berarti membeli. Jadi, kentuku itu “disuruh membeli”…