Itinerary

10 Gunung ‘Sumber Cerita Mistis’ di Indonesia, Berani Mendaki?

Bagi para pendaki, sedikit banyak tentu sudah mendengar cerita-cerita mistis dari gunung-gunung yang terkenal angker di Indonesia. Sebagian dari kita percaya bahwa gunung merupakan rumah yang menjadi tempat pulang makhluk tak kasat mata. Tapi, hal tersebut tentunya nggak menurunkan minat pendakian.

Berikut ini beberapa gunung yang terkenal angker dan punya cerita-cerita mistis. Masih berani mendaki?

Gunung Salak

Gunung Salak
Gunung Salak via TEMPO/Subekti

Gunung yang terletak di Jawa Barat dengan ketinggian 2211 mdpl ini, memiliki nama salak dari bahasa Sansekerta ‘Salaka’ yang berarti Perak. Masyarakat setempat mempercayai bahwa Gunung Salak sebagai gunung yang suci.

Gunung memiliki dua puncak, konon terdapat makam Mbah Gunung Salak di Puncak Salak I yang membuat Gunung Salak menjadi angker. Selain itu, seringnya terjadi kejadian pendaki tewas, tragedi jatuhnya pesawat Sukhoi Superjet yang menewaskan penumpang dan awak kapalnya pada 2012 silam, cerita tentang wanita tua penunggu tebing, jeritan minta tolong di daerah jatuhnya pesawat, hingga alunan musik gamelan di tengah hutan, semakin membuat Gunung Salak terkesan angker.

Gunung Ciremai

Gunung setinggi 3.078 mdpl ini juga memiliki cerita angker. Spot yang dikenal angker adalah Lintasan Kuburan Kuda, konon sering kali terdengar suara langkah kaki kuda yang dipercayai sebagai langkah kaki arwah kuda dan prajurit Jepang yang tewas pada masa penjajahan, dan menjadi tempat pembuangan mayat para romusha oleh tentara Jepang.

Gunung Ciremai
Gunung Ciremai via TEMPO/Aries Andrianto

Selain itu, sering juga terdengar suara gamelan yang semakin didengarkan akan terasa semakin jauh sumber suaranya. Kerap kali pendaki menjumpai sosok wanita bertongkat dan berpakaian kuno yang diapit dua macan kumbang, wanita itu dipercayai sebagai Nyi Linggi penunggu Batu Lingga.

Gunung Merapi

Gunung yang dikenal dengan aktivitas vulkaniknya ini juga sangat dikenal sebagai gunung yang mistis. Konon di Kawah Merapi merupakan istana dari kerajaan makhluk gaib yang dulunya pernah membantu Kerajaan Mataram dalam memenangkan perang dengan Kerajaan Pajang.

Gunung Merapi
Gunung Merapi via TEMPO/Bram Selo Agung

Sebelum mencapai puncak, pendaki harus melewati daerah yang bernama Pasar Bubrah, tempat yang berpasir dan berbatu ini dipercaya masyarakat sebagai tempat yang angker. Tak sedikit pendaki yang diganggu, berupa ilusi seakan berada di sebuah pasar yang lengkap dengan pembeli dan penjual, padahal kenyataannya tidak ada kegiatan pasar sama sekali disitu. 

Kerap juga muncul penampakan dari sosok perempuan yang dikenal sebagai pemimpin pasukan gaib Keraton Merapi (Nyi Gadung Melati) di salah satu gerbang utama menuju puncak.

Gunung Lawu

Gunung setinggi 3.265 mdpl yang berada di perbatasan antara Jawa tengah dan Jawa Timur ini dikenal sebagai salah satu gunung angker di Pulau Jawa oleh para pendaki dan penduduk lokal. Menurut cerita setempat, Gunung Lawu sebagai titik perkumpulan banyak makhluk gaib, sejarahnya juga kerap dikaitkan dengan Kerajaan Majapahit.

Bagi sebagian masyarakat Jawa, puncak gunung dipercaya sebagai tempat sakral. Oleh karenanya kerap dijadikan sebagai tempat untuk meditasi atau bertapa. Konon Puncak Hargo Dumilah sering digunakan sebagai tempat meditasi untuk kemampuan batin, Puncak Hargo Dumiling dipercaya sebagai tempat meditasi Ki Sabdo Palon, sedangkan Puncak Hargo Dalem dipercaya sebagai tempat meditasi Prabu Brawijaya V.

Selain itu dipercaya terdapat ‘pasar setan’ di jalur pendakian melalui Candi Cetho, yang ceritanya sering pendaki diganggu oleh suara keramaian pasar, dan tak jarang juga ada yang ditawari barang dagangannya.

Gunung Arjuno

Gunung dengan ketinggian sekitar 3.339 mdpl ini berada di wilayah Kabupaten Malang dan Pasuruan. Terdapat setidaknya 10 tempat keramat yang biasa digunakan untuk pemujaan atau ritual di sepanjang jalur Gunung Arjuno (bekas Kerajaan Majapahit).

Gunung Arjuno
Gunung Arjuno via Unplash/Shofyul Umam

Sama seperti Gunung Lawu. Gunung Arjuno juga memiliki ‘pasar setan’. Namun selain itu ada juga Alas Lali Jiwo yang dipercaya kerap membuat pendaki tersesat.

Terdapat juga beberapa larangan untuk pendaki, seperti larangan mendaki dengan rombongan berjumlah ganjil dan tidak boleh menggunakan pakaian dengan dominasi warna merah. Konon, jika ada pendaki yang melanggar pantangan tersebut akan mengalami hal-hal gaib selama pendakian.

Gunung Rinjani

Meski dikenal dengan keindahannya, Gunung Rinjani juga dikenal dengan kisah mistisnya.

Kisah yang sering didengar adalah cerita tentang Dewi Anjani, sang ratu jin yang menguasai Gunung Rinjani. Istana dari Ratu Anjani diyakini berada di sekitar kawah bernama Segara Muncar. Masyarakat juga mempercayai bahwa istana tatu dapat dilihat secara kasat mata pada saat-saat tertentu. Konon juga diyakini bahwa Ratu Anjani merupakan anak dari pasangan manusia dan jin serta masih satu keturunan dengan Raja Selapangan.

Gunung Slamet

Memiliki nama Slamet yang diambil dari kata Selamat, masyarakat mempercayai bahwa gunung ini mampu membawa keselamatan dan keberkahan. Meski memiliki arti nama yang baik, Gunung Selamat juga dikenal dengan keangkerannya.

Gunung Slamet sering dijadikan sebagai tempat ritual untuk mendapatkan pesugihan. Selain itu, masyarakat juga mempercayai akan ramalan Jayabaya tentang Pulau Jawa yang akan terbelah jika gunung ini meletus.

Mitos yang sering beredar Gunung Slamet yakni terdapat makhluk kerdil di jalur pendakian Guci. Makhluk kerdil ini dipercaya sebagai seorang pendaki yang tersesat dan mencoba bertahan hidup dengan memakan daun, hingga kelamaan berubah menjadi kerdil dan kehilangan jati dirinya.

Gunung Kerinci

Gunung Kerinci yang termasuk dalam 7 puncak tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 3.805 mdpl ini juga memiliki legenda turun temurun. Masyarakat setempat sering menceritakan bahwa ada makhluk astral yang tinggal di Gunung Kerinci bernama Uhang Pandak (orang pendek), memiliki tubuh seperti kera dengan bulu yang tumbuh di seluruh tubuhnya.

Ketika menuju puncak, sering diceritakan ada pendaki yang merasakan seperti tersedot ke dalam dunia lain, rasanya menakutkan, dan beberapa kejadian pendaki hilang tanpa ditemukan lagi jasadnya.

Gunung Latimojong

Gunung yang berada di Kabupaten Lawu ini dikenal sebagai gunung paling mistis di antara gunung lainnya, dan menyimpan kisah menakutkan tentang Hantu Poppo.

Hantu Poppo diyakini sebagai manusia memiliki mata yang merah menyala, dan dapat terbang di malam hari untuk mencari mangsa.

Jika mendengar suara ‘pok.. pok.. pok’ dan suaranya semakin keras menandakan ia terjatuh dari tempat yang dihinggapi, namun sebaliknya jika suaranya mengecil, berarti ia sedang dekat sekali dengan kita. Itu sebabnya pendaki sangat dianjurkan untuk berhati-hati.

Gunung Semeru

Gunung setinggi 3.676 mdpl ini dijuluki sebagai kerajaan jin karena dipercaya sebagai tempat bersemayamnya para dewa.

Pendaki di Ranu Kumbolo, Gunung Semeru via TEMPO/Fajar Januarta

Arcapada atau arca kembar dikenal sebagai salah satu spot yang keramat di Gunung Semeru. Arcapada ini katanya hanya bisa dilihat oleh orang-orang tertentu saja. Selain itu, disepanjang jalan menuju puncak kamu akan melewati kawasan Kelik, tempat dimana banyak batu in memoriam sebagai petanda ada pendaki yang meninggal di gunung ini.

Acapkali, kejadian-kejadian aneh dialami para pendaki seperti terjatuh, tersesat, bahkan hilang, dan kesurupan saat mendaki Semeru.

Percaya atau tidak percaya, itu kembali ke masing-masing pribadi. Hal yang lebih penting adalah, saat melakukan pendakian selalu jaga diri dan keselamatan, hormati lingkungan dan ingat: esensi pendakian itu adalah pulang dengan selamat.


Ditulis oleh Herry Fransiska Yosephine

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.

TelusuRI

Jika tidak dituliskan, bahkan cerita-cerita perjalanan paling dramatis sekali pun akhirnya akan hilang ditelan zaman.
Artikel Terkait
Itinerary

Kekayaan Nusantara itu Bernama Halili dan Topi Nunu

Itinerary

Camping di Waduk Sermo

Itinerary

Mencicipi Ragam Soto Nusantara

Itinerary

Ada Apa Saja di Museum Santet Surabaya?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Worth reading...
Hubungan Budaya dan Hutan